Kota Gorontalo, InfoPublik - Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo, Mohamad Iqbal Hasan mengatakan, pembangunan GORR Segmen 3 tersebut merupakan salah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah memenuhi persyaratan atau Readiness Criteria sehingga masuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2024 hingga 2029.
"GORR Segmen 3 ini, paling banyak mengalami kemajuan, Readiness Criteria terpenuhi, sudah ada Amdalnya, Feasibility Study-nya, sudah ada DED-nya juga, sehingga masuk pada RPJMN 2024-2029 dan ini membuktikan bahwa keseriusan Gubernur Gorontalo dan Wakil Gubernur Gorontalo dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur daerah," kata Iqbal Hasan usai memimpin rapat Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP), Selasa (3/11/2026).
Rapat ini digelar untuk mendukung percepatan pembangunan jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) Segmen 3, di aula kantor Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Gorontalo.
Rapat strategis ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam memastikan proses pengadaan tanah serta penanganan dampak sosial dan pemukiman kembali (resettlement) bagi masyarakat terdampak dapat berjalan secara transparan, adil, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Iqbal Hasan menegaskan, bahwa penyusunan dokumen serta pelaksanaan LARAP merupakan tahapan krusial sebelum konstruksi fisik Segmen 3 dimulai yang direncanakan pada tahun 2029 nanti. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan potensi konflik sosial serta menjamin kesejahteraan warga yang lahannya terlintasi oleh jalur pembangunan infrastruktur strategis daerah tersebut.
"Pembangunan GORR Segmen 3 merupakan salah satu prioritas daerah untuk memperlancar konektivitas antarwilayah, mengurai kemacetan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo. Melalui rapat LARAP hari ini, kami menyelaraskan langkah bersama stakeholder terkait untuk memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi dengan baik dan pembangunan dapat berjalan lancar," ujar Iqbal Hasan.
Rapat LARAP ini selain dihadiri langsung oleh Sekretaris Dinas PUPR Kabapaten Bone Bolango, juga turut dihadiri oleh instansi teknis terkait, tim konsultan perencana, Penataan Ruang, serta unsur pertanahan. Agenda rapat berfokus pada pembahasan hasil pendataan awal, identifikasi kepemilikan lahan, serta perumusan opsi penanganan dampak sosial ekonomi warga.
"Jadi trase yang akan menjadi pembangunan itu harus kita ketahui siapa saja pemiliknya, ketinggiannya, kondisi tanahnya, karena panjang GORR Segmen tiga ini memiliki panjang 15 kilometer dan lebar 12 meter," Imbuhnya.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo itu, berharap kolaborasi dan sinergi yang terbangun dalam rapat ini dapat mempercepat proses pengadaan lahan, sehingga tahap fisik pembangunan GORR Segmen 3 dapat segera direalisasikan demi kepentingan seluruh masyarakat Gorontalo. (mcgorontaloprov/yudi)