Padang, InfoPublik – Pemerintah Kota Padang mulai membangun jalan tembus yang menghubungkan kawasan Lolong–Belanti Raya dengan Jalan Khatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara, Senin (26/10/2026). Selain membuka akses baru untuk memperlancar mobilitas warga, jalan sepanjang sekitar 400 meter ini disiapkan sebagai jalur alternatif evakuasi ketika terjadi bencana.
Pembangunan yang dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang tersebut diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas di sejumlah titik sekaligus memperkuat konektivitas kawasan perkotaan.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut baik dimulainya pembangunan jalan tembus tersebut. Menurutnya, akses baru ini diharapkan memudahkan perjalanan masyarakat dan membantu mengurangi potensi kemacetan.
“Semoga dengan adanya jalan tembus dari Lolong Belanti ini menuju Khatib Sulaiman ini bisa mempermudah mobilitas warga Kota Padang dan secara tidak langsung bisa mengurai kemacetan di beberapa titik,” ujar Fadly.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri menjelaskan, jalan tembus tersebut membentang dari persimpangan Kantor Camat Padang Utara hingga terhubung dengan Jalan Khatib Sulaiman, tepat di depan Rumah Sakit Hermina.
Jalan itu dirancang memiliki panjang sekitar 400 meter dan lebar 20 meter. Pekerjaan tidak hanya mencakup pembangunan badan jalan, tetapi juga drainase sebagai infrastruktur pendukung untuk menunjang fungsi jalan.
“Alhamdulillah, saat ini pembangunan jalan di kawasan Lolong Belanti sudah mulai berjalan. Selain pembangunan jalan, juga dilaksanakan pekerjaan drainase sebagai bangunan penunjang. Jalan ini dibangun sebagai bagian dari mitigasi bencana yang disiapkan Pemerintah Kota Padang untuk menjadi jalur alternatif evakuasi,” jelas Malvi.
Fungsi ganda tersebut menjadi salah satu aspek penting dari pembangunan jalan ini. Dalam kondisi normal, akses baru diharapkan membantu kelancaran perjalanan warga. Sementara saat terjadi bencana, jalan tersebut diproyeksikan menjadi pilihan jalur alternatif untuk mendukung mobilitas dan proses evakuasi masyarakat.
Pengerjaan di lapangan telah memasuki tahap perkerasan jalan. Dinas PUPR menargetkan pekerjaan pengaspalan dapat dilakukan dalam waktu dekat agar pembangunan berlanjut sesuai jadwal.
Berdasarkan kontrak kerja, seluruh tahapan pembangunan ditargetkan selesai pada minggu kedua Desember 2026. Dinas PUPR juga terus mendorong percepatan pekerjaan agar jalan tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Malvi Hendri menyampaikan permohonan maaf atas kemungkinan gangguan kenyamanan dan kelancaran lalu lintas selama kegiatan pembangunan berlangsung. Ia meminta masyarakat memahami proses pekerjaan serta mendukung penyelesaian proyek sesuai target.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat atas gangguan yang ditimbulkan selama aktivitas pembangunan berlangsung. Kami juga berharap dukungan masyarakat agar pekerjaan ini dapat terlaksana dengan baik dan sesuai target, sehingga nantinya akses jalan ini dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar maupun masyarakat secara luas,” pungkasnya.
Jika rampung sesuai jadwal, jalan tembus Lolong–Belanti Raya menuju Khatib Sulaiman diharapkan menambah pilihan akses bagi warga Padang Utara. Kehadiran jalur ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang memperkuat konektivitas perkotaan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana.
(Vq)
~ 📤 by Ju