Cilacap, InfoPublik- Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya meminta seluruh pihak mengantisipasi potensi konflik sejak dini untuk memastikan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang pertama di Kabupaten Cilacap berlangsung aman dan tertib pada 16–17 Desember 2026.
“Langkah pencegahan harus dilakukan sejak awal, tanpa harus menunggu sampai muncul masalah. Melalui kewaspadaan dini, potensi gangguan harus dikenali agar dapat dicegah dan ditangani secara tepat,” ujar dia dalam rapat koordinasi kewaspadaan dini dan antisipasi kerawanan sosial Pilkades di Rumah Dinas Bupati Cilacap, Rabu (28/10/2026).
Pilkades gelombang pertama akan digelar di 48 desa yang tersebar di 16 kecamatan, dengan total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 232.317 orang. Dari jumlah tersebut, tiga desa memiliki lebih dari lima bakal calon sehingga harus menjalani seleksi tertulis pada 8 Desember 2026.
Ketiga desa tersebut adalah Panulisan Timur di Kecamatan Dayeuhluhur, Karanganyar di Kecamatan Gandrungmangu, dan Sidaurip di Kecamatan Kawunganten. Sementara itu, pendaftaran bakal calon kepala desa di Desa Sidamulya, Kecamatan Karangpucung, diperpanjang karena baru terdapat satu pendaftar.
Dalam pemetaan kerawanan, sejumlah desa turut menjadi perhatian, antara lain Pamulihan di Kecamatan Karangpucung, Karangbenda di Kecamatan Adipala, dan Kesugihan Kidul di Kecamatan Kesugihan. Pemerintah Kabupaten Cilacap bersama aparat keamanan akan meningkatkan pemantauan di wilayah yang dinilai memiliki dinamika tinggi.
Wakapolres Cilacap AKBP Endro Aribowo mengatakan, pengamanan Pilkades disiapkan melalui Operasi Aman Desa Candi 2026. Sebanyak 350 personel Polri, 111 personel TNI, enam personel Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad), enam personel Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), 96 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan 240 personel perlindungan masyarakat (Linmas) disiagakan untuk mendukung pengamanan.
Kepolisian juga telah menyimulasikan penanganan situasi berdasarkan tingkat kerawanan, mulai dari kondisi aman hingga situasi kontingensi. Selain potensi konflik sosial, pemantauan mencakup ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di sekitar tempat pemungutan suara selama musim hujan.
Pemkab Cilacap berharap seluruh tahapan Pilkades berjalan lancar dan tidak memicu perpecahan di tengah masyarakat. Ammy mengingatkan bahwa perbedaan pilihan dalam pemilihan kepala desa tidak boleh mengganggu persatuan warga.
Siapa pun yang terpilih, lanjutnya, harus tetap mendapat dukungan masyarakat agar dapat menjalankan pemerintahan dan pembangunan desa demi kepentingan bersama.
(Dn/kominfo)