Padang, Infopublik — Pemerintah Kota Padang mulai mematangkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) tingkat Provinsi Sumatra Barat 2027 di Kabupaten Pesisir Selatan. Selain menyeleksi calon kafilah secara bertahap, pemerintah kota menyiapkan penguatan pembinaan Al-Qur’an melalui rencana peluncuran 11 Pondok Al-Qur’an di seluruh kecamatan pada 2027.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau langsung seleksi tahap II calon kafilah MTQN di sejumlah lokasi pada 27 Oktober 2026. Peninjauan dilakukan untuk melihat proses penjaringan peserta yang akan dipersiapkan mewakili Kota Padang pada kompetisi tingkat provinsi mendatang.
Seleksi berlangsung di Yayasan Dar el-Qalam Kuranji, Yayasan Mahabbatul Quran Andalas, dan Masjid Nurul Iman Kota Padang. Maigus didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Padang Zul Asfi Lubis.
Tahapan seleksi mencakup beragam cabang perlombaan, mulai dari tilawah, tartil, qiraat murattal, tahfiz, dan tafsir bahasa Indonesia hingga khutbah Jumat, kitab standar, hafalan hadis, serta karya tulis ilmiah Al-Qur’an (KTIQ). Ragam kategori tersebut menuntut peserta memiliki kemampuan yang sesuai dengan bidang yang dipilih.
Maigus menjelaskan, penjaringan calon kafilah dirancang melalui tiga tahap seleksi untuk mendapatkan peserta yang siap mengikuti kompetisi. Seleksi tahap II berlangsung selama tiga hari, pada 27–29 Oktober 2026.
Pemko Padang menargetkan proses seleksi selesai paling lambat November 2026. Peserta terpilih selanjutnya akan mengikuti training center atau pemusatan latihan sebagai persiapan menghadapi MTQN tingkat Provinsi Sumatra Barat.
“Kita menargetkan selambat-lambatnya pada November 2026 nanti seleksi ini dapat selesai, sehingga terpilih kafilah MTQN Kota Padang yang akan mengikuti training center untuk persiapan MTQN tingkat Provinsi Sumatra Barat,” ujar Maigus.
Melalui tahapan tersebut, pemerintah kota berharap dapat menyiapkan kafilah yang mampu bersaing di berbagai cabang lomba. Target yang ingin dicapai ialah meraih gelar juara umum sekaligus membawa nama Kota Padang di tingkat provinsi.
Persiapan menghadapi MTQN juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan keagamaan secara berkelanjutan. Pemko Padang berencana meluncurkan 11 Pondok Al-Qur’an pada 2027, masing-masing untuk menjangkau satu kecamatan di Kota Padang.
Program tersebut ditujukan untuk memperluas kesempatan generasi muda mempelajari Al-Qur’an sekaligus memperkuat kegiatan syiar Islam di lingkungan masyarakat. “Kami berharap dengan upaya yang kita lakukan ini dapat mengantarkan Padang menjadi juara umum MTQN tingkat Provinsi Sumatra Barat, sehingga dapat mengharumkan nama Kota Padang di tingkat provinsi,” kata Maigus.
Seleksi kafilah dan rencana pengembangan Pondok Al-Qur’an menunjukkan dua arah pembinaan yang saling melengkapi: menyiapkan peserta untuk kompetisi dalam waktu dekat dan memperluas pembelajaran Al-Qur’an bagi generasi muda dalam jangka panjang.
Keberlanjutan pembinaan, kualitas pelatih, serta pendampingan peserta setelah seleksi akan menjadi faktor penting untuk memastikan persiapan tidak berhenti pada pemilihan kafilah, tetapi berlanjut hingga pelaksanaan kompetisi pada 2027.
(Mul)
~ 📤 by Ju