Tanah Datar, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar), mendorong pejabat administrator, pejabat pengawas, dan kepala sekolah meningkatkan kinerja, menghadirkan inovasi, serta memperkuat kualitas pelayanan publik dan pendidikan.
Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jabatan yang dipercayakan kepada saudara-saudara hendaknya dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Jadilah pemimpin yang bijaksana, mampu memberikan solusi, jujur, berintegritas, dan dapat menjadi teladan bagi orang-orang yang dipimpin,” kata Ahmad Fadly saat melantik empat pejabat administrator dan sembilan pejabat pengawas serta menugaskan 13 kepala sekolah di Aula Kantor Bupati Tanah Datar, Senin (26/10/2026).
Ia menegaskan, pemimpin tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus mampu membangun suasana kerja yang kondusif, memperkuat kolaborasi, serta memotivasi staf untuk mencapai tujuan organisasi.
“Seorang pemimpin harus mampu membina dan memotivasi bawahannya. Bangun kerja sama yang baik, berikan contoh melalui tindakan, dan pastikan seluruh jajaran bergerak dengan visi yang sama untuk mencapai tujuan organisasi,” ujarnya.
Selain meningkatkan kinerja, Ahmad Fadly mendorong para pejabat menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata. Menurutnya, inovasi tidak selalu membutuhkan anggaran besar, tetapi dapat dimulai dari langkah sederhana dengan memanfaatkan sumber daya secara kreatif dan tepat sasaran.
“Jangan berpikir bahwa inovasi itu harus membutuhkan biaya yang besar. Dengan sumber daya yang terbatas, kita tetap bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat apabila mampu mengelolanya secara kreatif dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Khusus kepada 13 kepala sekolah yang menerima penugasan, Ahmad Fadly berharap perpindahan tempat tugas menjadi momentum untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan pelayanan pendidikan.
“Ketika mendapatkan tempat tugas yang baru, bawalah semangat baru, kreativitas, dan inovasi. Lihat apa yang perlu dibenahi, apa yang bisa ditingkatkan, dan bagaimana sekolah yang dipimpin dapat memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik,” katanya.
Ia juga menyoroti penurunan jumlah peserta didik di sejumlah sekolah negeri. Bahkan, berdasarkan kondisi yang disampaikannya, terdapat sekolah yang hanya menerima 12 siswa.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama dengan mengevaluasi kualitas pembelajaran, pelayanan, dan berbagai aspek yang memengaruhi kepercayaan orang tua dalam memilih sekolah bagi anak-anak mereka.
“Ini menjadi tantangan bagi kita bersama. Bagaimana sekolah bisa semakin dipercaya oleh masyarakat? Kita harus melihat kembali kualitas pembelajaran, pelayanan, dan berbagai hal yang dapat membuat orang tua yakin untuk menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut,” ujarnya.
Dalam pelantikan tersebut, empat pejabat administrator yang menempati jabatan baru adalah Yoghi Alfinder sebagai Camat Sungayang, Ardiwan sebagai Camat Tanjung Baru, Andry sebagai Sekretaris Kantor Camat Sungayang, dan Weni Sadli sebagai Sekretaris Kantor Camat Salimpaung.
Sementara itu, sembilan pejabat pengawas ditempatkan pada sejumlah posisi di kantor kecamatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanah Datar.
Adapun 13 kepala sekolah yang menerima penugasan akan memimpin satuan pendidikan tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan taman kanak-kanak di sejumlah wilayah Kabupaten Tanah Datar.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap para pejabat yang dilantik dan kepala sekolah yang menerima penugasan dapat menjalankan amanah secara profesional, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat dan dunia pendidikan.