SLEMAN, InfoPublik - Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Sari Mumpuni merilis inovasi digital bertajuk SintaArtosari guna mengoptimalkan tata kelola air bersih di Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Minggir.
Digitalisasi sistem operasional ini dirancang khusus untuk memantau infrastruktur vital seperti kondisi pompa, kualitas mata air, hingga kapasitas penampungan secara seketika (real-time).
Pengawas BUMKal Sari Mumpuni, Agus Budiono, memastikan, penerapan teknologi ini sanggup memangkas birokrasi penanganan gangguan air di 12 padukuhan.
"Pemantauan secara daring membantu pengelola mengetahui kondisi infrastruktur air bersih dan menindaklanjuti kebutuhan pemeriksaan maupun pemeliharaan," jelas Agus di kediamannya, Senin (26/10/2026).
Otoritas pengelola turut melibatkan partisipasi warga melalui mekanisme pencatatan meteran air mandiri.
Komunikasi dua arah antara teknisi dan pelanggan ini diperkuat melalui pemanfaatan grup percakapan digital di setiap wilayah demi transparansi tagihan.
BUMKal tidak sekadar mengejar target bisnis, melainkan turut mengalokasikan program sambungan rumah gratis bagi kelompok penyandang disabilitas.
Kebijakan tarif sosial khusus ini dieksekusi sebagai wujud pemerataan akses air bersih yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ekspansi pelayanan juga diwujudkan melalui sinergi strategis bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman.
Pengelola tercatat telah mendistribusikan sedikitnya 30 tangki pasokan air darurat untuk meredam dampak krisis kekeringan di Kapanewon Moyudan. (MC Kab. Sleman/Sutarto Agus)