Bireuen, InfoPublik - Gampong Meunasah Timu, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, meraih Anugerah Percontohan Desa Antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.
Capaian tersebut didukung oleh komitmen pemerintah gampong dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, termasuk melalui optimalisasi keterbukaan informasi publik dan pelaksanaan fungsi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Demikian pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Bireuen, M. Zubair, di Bireuen, Senin (26/10/2026).
Menurutnya, penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah bersama Wakil Ketua KPK RI Ibnu Basuki Widodo pada Rabu (21/10/2026) menjadi bukti pentingnya penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat gampong.
“Keterbukaan informasi publik dan pelaksanaan fungsi PPID di tingkat gampong merupakan salah satu indikator penting dalam penilaian desa antikorupsi. Gampong Meunasah Timu telah menunjukkan bahwa transparansi anggaran, kemudahan akses informasi bagi masyarakat, serta partisipasi warga dalam mengawasi pembangunan dapat diterapkan dengan baik,” ujarnya..
Ia menjelaskan, pengelolaan informasi publik secara profesional di tingkat gampong dapat mempersempit peluang penyalahgunaan wewenang sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintahan.
“Melalui pelaksanaan fungsi PPID yang optimal, masyarakat dapat mengakses informasi mengenai program pembangunan, pengelolaan dana desa, dan pelayanan publik secara lebih mudah dan transparan. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang tentang Keterbukaan Informasi Publik,” katanya.
Diskominsa Kabupaten Bireuen mengapresiasi upaya aparatur Gampong Meunasah Timu bersama masyarakat dalam menerapkan prinsip integritas dan akuntabilitas. Capaian tersebut diharapkan tidak hanya menjadi simbol penghargaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih di Kabupaten Bireuen.
Ia berharap, Gampong Meunasah Timu dapat menjadi contoh bagi gampong-gampong lain di Kabupaten Bireuen dan Aceh dalam menerapkan keterbukaan informasi publik serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pembangunan.
“Diskominsa Kabupaten Bireuen akan terus mendukung peningkatan literasi digital dan memberikan pendampingan dalam pengelolaan informasi publik. Dengan demikian, tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat dapat diwujudkan secara merata hingga ke pelosok gampong,”imbuhnya.(Mc.Bireuen/Eyv).