PARIGI MOUTONG, InfoPublik - Kekosongan pucuk kepemimpinan di Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara, resmi berakhir setelah pemerintah daerah melantik Kepala Desa Antarwaktu, Kamis (22/10/2026).
Upacara pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Camat setempat ini menetapkan Irman sebagai nakhoda baru untuk merampungkan masa bakti periode 2021 hingga 2029.
Pergantian kepemimpinan tersebut dieksekusi berdasarkan Surat Keputusan Nomor 400.10.1/999/DPRD guna meneruskan tongkat estafet dari mendiang Kepala Desa sebelumnya, Warham Ramli.
Perhelatan transisi birokrasi ini turut disaksikan oleh perwakilan legislator daerah Abdin, Staf Ahli Bidang Ekonomi Krisdayadi Ponco Nugroho, serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Wahyudin A. Takuloe.
Di hadapan jajaran aparatur kewilayahan, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, mengingatkan, pelantikan ini merupakan garis awal bagi sebuah tanggung jawab pengabdian yang berat.
Sang kepala daerah mewanti-wanti agar pemimpin baru tersebut tidak menjadikan perbedaan afiliasi politik masa lalu sebagai jurang pemisah di tengah masyarakat.
"Jadilah pemimpin yang mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan. Perbedaan yang ada hendaknya menjadi kekuatan, bukan pemisah," tegas Erwin menyoroti esensi kepemimpinan yang inklusif.
Sebagai garda terdepan pelayan publik, kepala desa dituntut mampu merajut kolaborasi solid bersama Badan Permusyawaratan Desa, tokoh adat, hingga kelompok perempuan.
Sisa masa jabatan ini diproyeksikan sebagai momentum emas untuk merealisasikan visi kesejahteraan yang telah dirintis oleh pendahulunya.
Terkait bayang-bayang efisiensi anggaran daerah yang tengah bergulir, pemerintah kabupaten melarang keras jajaran aparatur desa untuk meratapi keadaan.
Mereka didorong untuk mengeksplorasi kecerdasan lokal dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam maupun manusia yang tersedia di lingkungan sekitar.
"Manfaatkan apa yang ada, sumber daya alam dan sumber daya manusia di sekitar kita. Jangan mengeluh, bekerja keraslah dengan niat yang tulus," pesan Erwin memberikan motivasi.
Instruksi kemandirian ekonomi tersebut selaras dengan dorongan percepatan operasionalisasi Kantor Koperasi Desa Pangi agar segera memberikan manfaat sirkulasi finansial bagi warga.
Komunikasi lintas birokrasi antara entitas desa, kecamatan, dan kabupaten juga wajib dijaga agar seluruh program pembangunan tidak tumpang tindih.
Di pengujung arahannya, otoritas daerah mengalihkan perhatian pada ancaman krisis ekologi lintas pulau yang mulai merambah wilayah udara mereka.
Masyarakat diinstruksikan untuk mengenakan masker sebagai tameng pelindung dari paparan asap kebakaran hutan Kalimantan, sembari terus bersiaga menghadapi potensi banjir musiman di pesisir Parigi Moutong. (MC Parigi Moutong/Ardiansyah)