Tanah Datar, InfoPublik – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mendorong pengembangan potensi ekonomi kreatif daerah melalui inovasi, pemanfaatan teknologi, dan perluasan jejaring pemasaran. Upaya tersebut menjadi perhatian saat dirinya menghadiri The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Konferensi Dunia kelima tentang Ekonomi Kreatif yang mengusung tema “Inclusively Creative: Collective Continuity” tersebut mempertemukan pemerintah, pelaku industri kreatif, akademisi, investor, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.
Eka Putra mengatakan, Kabupaten Tanah Datar memiliki beragam potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan, mulai dari kerajinan dan kriya, kuliner khas daerah, fesyen berbasis budaya, hingga produk yang mengangkat tradisi dan kearifan lokal Minangkabau di Luhak Nan Tuo.
“Tanah Datar memiliki potensi tersebut yang perlu didukung inovasi, peningkatan kualitas produk, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi dan daerah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan generasi muda. Dengan demikian, produk unggulan daerah tidak hanya memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, tetapi juga berpeluang membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Tanah Datar.
Menurut Eka Putra, pengembangan ekonomi kreatif perlu mengoptimalkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat agar memiliki nilai tambah serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam pembukaan WCCE 2026, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menekankan pentingnya kolaborasi global, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), serta perlindungan kekayaan intelektual untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk kreatif.
Pengembangan sektor tersebut juga diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mendorong inovasi dan keberlanjutan agar manfaat ekonomi kreatif dapat dirasakan masyarakat.
Kehadiran Bupati Eka Putra dalam forum internasional itu menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan jejaring sekaligus mencermati peluang pengembangan potensi ekonomi kreatif Tanah Datar.
Dalam kegiatan tersebut, Eka Putra didampingi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Tanah Datar Sri Mulyani, Kepala Bagian Perekonomian Franky Adi Thama, dan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Tanah Datar Riza Anggraini.
Turut hadir Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, sejumlah pejabat negara, serta utusan luar negeri.