Dumai, InfoPublik – Pemerintah (Pemko) Kota Dumai, Riau, mendorong lulusan Institut Agama Islam Tafaquh Fiddin (IAITF) Dumai untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, meningkatkan kompetensi, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda XVII IAITF Dumai di Ballroom Hotel The Zuri, Selasa (20/10/2026).
Sugiyarto mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi. Ia mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk menerapkan ilmu dan mengembangkan potensi diri.
“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati IAITF Dumai atas keberhasilan yang telah diraih. Wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mengembangkan potensi diri, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Wakil Wali Kota Dumai.
Ia juga mengajak para lulusan untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan berani mengambil peran dalam berbagai bidang pembangunan. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan yang memadai, tetapi juga akhlak, integritas, dan kepedulian sosial.
“Pemerintah Kota Dumai berharap para lulusan dapat menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak, integritas, dan kepedulian sosial. Jadilah insan yang mampu membawa perubahan positif, membuka peluang, serta ikut mendukung kemajuan Kota Dumai,” harapnya.
Dalam prosesi wisuda tersebut, penghargaan wisudawan terbaik diberikan kepada Widya Eka Putri dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Ia meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,91 dengan predikat cumlaude.
Wisuda XVII IAITF Dumai menjadi momentum bagi para lulusan untuk melanjutkan pengembangan diri dan menerapkan ilmu yang diperoleh, sekaligus menjaga nama baik almamater serta memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.