Padang Panjang, InfoPublik – Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang, Sumatra Barat (Sumbar), mendorong penguatan kolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mengoptimalkan pemanfaatan kawasan strategis, menata kota, dan menggali potensi sejarah daerah.
Komitmen tersebut mengemuka saat Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menerima kunjungan silaturahmi Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja, Brigjen TNI Aji Mimbarno, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (21/10/2026).
Hendri menyebutkan, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan merumuskan langkah konkret dalam menata sejumlah kawasan strategis di Padang Panjang agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Ini adalah waktu yang kami tunggu-tunggu untuk duduk bersama membahas kawasan strategis di Padang Panjang agar dapat difungsikan secara optimal. Ada hal-hal yang perlu kita dudukkan dan rumuskan bersama antara TNI dan Pemko,” ujar Wali Kota Padang Panjang.
Menurut Hendri, Padang Panjang memiliki nilai sejarah dan potensi yang perlu dikembangkan melalui perencanaan terarah. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat diperlukan agar penataan kota berjalan dengan baik.
“Kita ingin menjadikan Padang Panjang bukan lagi sekadar daerah yang dilintasi, melainkan kota tujuan utama. Kita ingin menciptakan lingkungan yang teratur, bersih, aman, dan nyaman, sehingga setiap orang yang datang merasa betah dan terkesan,” tambahnya.
Sementara itu, Brigjen TNI Aji Mimbarno menyambut baik upaya penguatan sinergi tersebut. Ia mengatakan, kunjungan itu selain untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru, juga menjadi kesempatan membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih erat dengan pemerintah daerah.
Dalam suasana akrab, Aji turut berbagi cerita mengenai latar belakang keluarganya. Ia berasal dari Jawa Tengah, sementara istrinya merupakan putri daerah Sumatra Barat asal Kabupaten Limapuluh Kota.
“Sebagai orang yang baru bertugas, kami berkunjung untuk memperkenalkan diri sekaligus menjalin komunikasi dan kolaborasi yang lebih baik,” ungkapnya.
Aji juga memaparkan sejumlah program dan potensi TNI Angkatan Darat (AD) yang dapat disinergikan dengan pemerintah daerah, salah satunya dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Ia menjelaskan, TNI AD memiliki program pembangunan 5.000 jembatan di seluruh Indonesia, dengan sekitar 3.000 jembatan disebut telah terealisasi. Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat.
“Jika di Padang Panjang ada infrastruktur atau jembatan yang rusak dan butuh perbaikan, silakan dikoordinasikan. Selain itu, saat ini rekrutmen prajurit cukup banyak, dan TNI memiliki kompi khusus di bidang konstruksi, kesehatan, hingga pertanian,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana, Wakil Wali Kota Allex Saputra, Sekretaris Daerah Kota Doni Hendra, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Padang Panjang. (harris)