Lumajang, InfoPublik — Renovasi homestay atau pondok wisata di Desa Argosari, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, berpotensi meningkatkan kualitas akomodasi sekaligus mendorong wisatawan tinggal lebih lama di kawasan wisata B-29.
Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Galih Permadi, mengatakan pembenahan fasilitas penginapan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan wisata dan daya tarik kawasan B-29.
“Peningkatan kualitas homestay diharapkan tidak hanya memperbaiki fasilitas penginapan, tetapi juga mendukung pelayanan wisata secara keseluruhan. Dengan akomodasi yang lebih layak dan nyaman, wisatawan diharapkan semakin tertarik untuk menginap dan menikmati potensi wisata yang ada,” ujar Galih, Minggu (18/10/2026).
Menurutnya, renovasi direncanakan mencakup peningkatan kebersihan, kenyamanan, dan kelayakan fasilitas penginapan, termasuk kamar tidur, kamar mandi, sanitasi, serta sarana pendukung lainnya.
Pelaksanaan pembenahan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan dan perencanaan teknis. Sementara itu, jadwal penyelesaian serta pemanfaatan kembali penginapan akan mengikuti perkembangan pekerjaan dan ketentuan resmi pelaksanaan kegiatan.
Galih menjelaskan, peningkatan kualitas akomodasi juga diarahkan untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan atau length of stay. Dengan fasilitas yang lebih memadai, pengunjung diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk menikmati destinasi B-29 dan kawasan wisata di sekitarnya.
“Renovasi diharapkan mendukung peningkatan length of stay atau lama tinggal wisatawan, melalui penyediaan akomodasi yang layak dan nyaman serta integrasi dengan aktivitas wisata lainnya,” katanya.
Selain itu, renovasi homestay di Desa Argosari diharapkan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Galih mengatakan peningkatan kunjungan dan lama tinggal wisatawan berpotensi mendorong pertumbuhan usaha lokal, mulai dari penginapan, kuliner, transportasi, jasa pemandu wisata, hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Harapannya, peningkatan kualitas akomodasi ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ketika wisatawan semakin nyaman berkunjung dan menginap, peluang usaha masyarakat juga dapat berkembang seiring dengan aktivitas pariwisata,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan fasilitas penginapan perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan, promosi destinasi, serta keterlibatan pelaku usaha lokal agar manfaat ekonomi pariwisata dapat dirasakan masyarakat.
Keberhasilan renovasi nantinya dapat dievaluasi melalui tingkat hunian penginapan, rata-rata lama tinggal wisatawan, serta perkembangan aktivitas usaha masyarakat di sekitar destinasi.
Melalui rencana tersebut, Pemkab Lumajang berharap Desa Argosari memiliki fasilitas akomodasi yang lebih layak dan mampu mendukung pengembangan B-29 sebagai salah satu destinasi wisata unggulan daerah.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ard/An-m)