Palangka Raya, InfoPublik – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya mengimbau, masyarakat untuk menjaga kesehatan di tengah ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan penurunan kualitas udara.
Warga diminta membatasi, aktivitas di luar ruangan, memakai masker saat terpaksa bepergian, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gangguan pada saluran pernapasan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat kesiapan pelayanan kesehatan guna mengantisipasi dampak buruk paparan asap terhadap masyarakat. Salah satu langkah utamanya adalah memastikan kesiapan tenaga medis dan pasokan oksigen di seluruh fasilitas kesehatan.
"Pelayanan kesehatan tetap kami siapkan untuk masyarakat selama kondisi kabut asap ini. Kami juga memastikan ketersediaan oksigen aman agar warga yang membutuhkan penanganan medis dapat segera terlayani," ujar Riduan, Kamis (15/10/2026).
Saat ini terdapat 11 puskesmas di Kota Palangka Raya yang siaga melayani masyarakat terdampak karhutla, lengkap dengan fasilitas ruang oksigen. Selain penanganan di puskesmas, Dinkes juga mengoptimalkan jejaring fasilitas kesehatan lainnya serta menjangkau langsung titik-titik pemukiman terdekat dengan lokasi kebakaran.
"Langkah ini dilakukan untuk mendekatkan pelayanan kepada warga yang berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap," tambahnya.
Dinkes mengingatkan, masyarakat agar tidak mengabaikan gejala-gejala seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, hingga sesak napas. Warga yang merasakan keluhan tersebut diminta segera mendatangi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.
Masyarakat juga disarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih, menjaga asupan makanan bergizi, membatasi kegiatan luar ruangan, dan selalu menggunakan masker standar saat harus beraktivitas di luar rumah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Manfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia dan jangan menunda pemeriksaan jika gangguan pernapasan terasa semakin berat," pungkas Riduan. (MC Kota Palangka Raya/Nitra/Eyv)