SIPRAKA Sumenep Dinilai Tim JAWARA Jatim
Sumenep, Infopublik – Inovasi Sistem Informasi Pemetaan Rawan Kebakaran (SIPRAKA) Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Sumenep menjalani verifikasi dan validasi dalam rangkaian Jatim Jagad Inovasi Award (JAWARA) Provinsi Jawa Timur 2026.
Tim JAWARA melakukan kunjungan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Rabu (7/10/2026), untuk melihat keterhubungan SIPRAKA dengan layanan Call Center 112 yang menjadi salah satu kanal pengaduan dan respons kedaruratan masyarakat.
Tim yang dipimpin Firmansyah Ali diterima Kepala Diskominfo Sumenep Indra Wahyudi bersama Sekretaris Dinas Hery Kushendrawan. Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Sumenep Siswahyudi Bintoro, Kepala Satpol PP Sumenep Hakiki Maulana Firmansyah, serta personel Unit Damkar.
Firmansyah mengatakan verifikasi dilakukan karena layanan Damkar Satpol PP Sumenep memiliki keterhubungan langsung dengan Call Center 112. Integrasi tersebut menjadi bagian penting untuk melihat bagaimana inovasi digital mendukung penanganan laporan masyarakat terkait kebakaran. “Karena Damkar Satpol PP terhubung langsung dengan layanan Call Center 112 Kabupaten Sumenep, kita lakukan verifikasi dan validasi ke Diskominfo,” katanya.
Menurut dia, keterhubungan sistem dapat menjadi pijakan untuk memperkuat mekanisme pelaporan masyarakat. Ke depan, kanal pengaduan diharapkan dapat semakin terintegrasi sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih sederhana ketika melaporkan kejadian atau kondisi yang membutuhkan penanganan.
Firmansyah juga berharap sistem pelaporan pengaduan masyarakat terkait layanan tersebut dapat dikembangkan menjadi satu pintu. Dengan mekanisme yang lebih terintegrasi, informasi dari masyarakat dapat dikelola secara lebih terstruktur dan diteruskan kepada unit yang berwenang.
SIPRAKA menjadi salah satu inovasi daerah yang dinilai dalam JAWARA 2026. Pemanfaatan sistem informasi untuk memetakan wilayah rawan kebakaran memberikan peluang bagi pemerintah daerah untuk tidak hanya mengandalkan respons setelah kejadian, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan dan kesiapsiagaan.
Integrasi dengan layanan pengaduan 112 semakin membuka ruang bagi pemanfaatan data secara lebih cepat dalam penanganan keadaan darurat. Informasi yang masuk melalui kanal layanan masyarakat dapat menjadi bagian dari proses koordinasi dan respons petugas di lapangan.
JAWARA merupakan rangkaian penilaian dan pendampingan inovasi daerah yang dilaksanakan BRIDA Provinsi Jawa Timur, meliputi seleksi, verifikasi lapangan, hingga visitasi inovasi. Melalui proses tersebut, inovasi daerah tidak hanya dinilai dari aspek kebaruan, tetapi juga dari penerapannya dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta peluang pengembangannya agar memberikan manfaat yang lebih luas.
(Farhan/Fer)
© Copyright 2026, All Rights Reserved