BKMT Padang Dorong Pemberdayaan Jemaah dan Ekonomi Umat
Padang, InfoPublik – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Padang didorong tidak hanya menjadi wadah dakwah, tetapi juga motor pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi umat. Peran tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan jemaah sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang mandiri dan sejahtera.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan dorongan tersebut saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) BKMT Kota Padang di Palanta Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Selasa (7/10/2026).
Musda mengusung tema “BKMT Bersinergi, Umat Berdaya, Padang Maju dan Sejahtera”. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis BKMT dalam memperkuat pembinaan dan pemberdayaan umat.
Maigus mendorong pengurus BKMT memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan masyarakat, termasuk sektor pertanian dan perikanan. Salah satu langkah yang dapat dikembangkan ialah urban farming dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di tingkat kecamatan.
Menurutnya, pemanfaatan lahan produktif dapat diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi bagi jemaah dan organisasi. “BKMT harus mampu menjadi organisasi dakwah sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat. Potensi yang ada perlu dikembangkan agar BKMT Kota Padang dapat menjadi contoh hingga tingkat nasional,” ujar Maigus.
Penguatan peran tersebut sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan kota pintar dan kota sehat yang berlandaskan agama dan budaya. Karena itu, BKMT diharapkan mampu membangun program yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.
Ketua Pengurus Wilayah BKMT Sumatra Barat Abdul Aziz menilai penguatan organisasi juga perlu dimulai dari ketersediaan basis data jemaah yang terintegrasi. Data yang akurat akan membantu BKMT memetakan potensi, kebutuhan, serta program pemberdayaan secara lebih terukur.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril menyebut sedikitnya terdapat lima aspek yang perlu diperkuat BKMT, yakni pemberdayaan jemaah, penguatan ekonomi, program sosial, digitalisasi, dan dakwah.
Menurut Yasril, penguatan organisasi juga harus dibarengi dengan regenerasi. BKMT perlu membuka ruang lebih luas bagi generasi muda agar keberlanjutan dakwah dan pemberdayaan umat dapat terus berjalan. “Regenerasi menjadi penting agar BKMT mampu merangkul dan melibatkan generasi muda secara aktif,” kata Yasril.
Musda BKMT Kota Padang dihadiri jajaran Kementerian Agama Kota Padang, Pengurus Wilayah BKMT Sumatra Barat, Pengurus Daerah BKMT Kota Padang, serta pengurus KUA, MTI, dan MTY se-Kota Padang.
Melalui Musda tersebut, BKMT Kota Padang diharapkan tidak berhenti pada penguatan kelembagaan, tetapi menghasilkan program yang terukur dan berdampak langsung terhadap kemandirian jemaah, ketahanan keluarga, serta kemajuan ekonomi umat.
(Dv)
~ 📤 by Ju
© Copyright 2026, All Rights Reserved