Padang, InfoPublik – Dua siswi MTsN 3 Kota Padang, Rindu Asmara dan Filzah Fakhira Nalfi, meraih medali perak dalam Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) 2026 di Yogyakarta, 17–19 Oktober 2026. Prestasi tersebut diraih melalui penelitian tentang pengaruh media sosial terhadap norma seksualitas di kalangan remaja, yang dikaji dari perspektif nilai-nilai keagamaan.
Kedua siswi kelas IX.1 itu mengangkat karya ilmiah berjudul “Sex Before Marriage: Dampak Media Sosial terhadap Perubahan Norma Seksualitas di Kalangan Remaja dalam Perspektif Q.S. An-Nur Ayat 30–31”. Penelitian tersebut menyoroti dinamika informasi di ruang digital dan kaitannya dengan pembentukan sikap serta pemahaman remaja mengenai norma sosial dan penjagaan kehormatan diri.
Topik ini menunjukkan bagaimana isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari generasi muda dapat dikembangkan menjadi kajian ilmiah. Melalui riset tersebut, para siswi berupaya melihat persoalan remaja dengan mengaitkan pengaruh media sosial dan perspektif ajaran Islam.
Kepala MTsN 3 Kota Padang, Nurhidayati, mengapresiasi capaian kedua siswi beserta guru pembimbing yang telah mendukung proses penelitian hingga mampu bersaing di tingkat nasional.
“Kami mengucapkan selamat kepada Rindu Asmara dan Filzah Fakhira Nalfi atas prestasi yang diraih. Semoga keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi keduanya untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan menghasilkan karya penelitian yang bermanfaat,” ujar Nurhidayati.
Prestasi tersebut sekaligus memperkuat pengembangan program Madrasah Riset di MTsN 3 Kota Padang. Program ini mendorong peserta didik membangun kemampuan berpikir kritis, menyusun analisis secara sistematis, serta mengembangkan gagasan berdasarkan persoalan yang mereka temui di lingkungan sekitar.
Budaya riset di madrasah juga membuka ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus membangun karakter. Dengan pendampingan guru dan kesempatan mengikuti kompetisi, siswa diharapkan semakin percaya diri dalam menyampaikan gagasan serta menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Nurhidayati berharap keberhasilan Rindu dan Filzah dapat memotivasi siswa lain untuk berani mengembangkan potensi dan mengikuti berbagai ajang kompetisi. Pihak madrasah, lanjutnya, akan terus mendukung penguatan budaya riset agar semakin banyak peserta didik mampu meraih prestasi.
Capaian tersebut sejalan dengan semangat Padang Juara, yakni mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi dan berkarakter. Lebih dari sekadar medali, keberhasilan ini menjadi dorongan bagi madrasah untuk menumbuhkan tradisi berpikir ilmiah, sehingga siswa tidak hanya mampu menyerap informasi, tetapi juga menguji, menganalisis, dan mengolahnya menjadi pengetahuan yang bermanfaat.
(Tfk)
~ 📤 by Ju