SLEMAN, InfoPublik – Potensi pertanian perkotaan atau urban farming kian menunjukkan tajinya sebagai solusi cerdas ketahanan pangan di lahan sempit.
Membuktikan hal tersebut, Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai Mekar dari Padukuhan Dabag, Condongcatur, Sleman, sukses mencuri perhatian dalam ajang Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 di Jogja Agro Park, Kulon Progo, pada Jumat hingga Sabtu (2-3/10/2026).
Ajang tingkat provinsi yang difasilitasi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY ini menjadi etalase bergengsi bagi para perempuan tani tersebut untuk mendemonstrasikan efektivitas pemanfaatan lahan pekarangan.
Ketua KWT Teratai Mekar, Ida Halimah, menegaskan, partisipasi kelompoknya bertujuan menularkan semangat urban farming yang terbukti mampu menopang kemandirian ekonomi keluarga.
"Pameran ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Dabag sekaligus mengajak masyarakat mendukung dan menggunakan produk lokal," ujar Ida.
Dalam pameran ini, mereka tidak sekadar membawa hasil bumi mentah, melainkan menyuguhkan nilai tambah melalui belasan jenis olahan pangan.
Pengunjung disuguhi camilan inovatif seperti seledri krispi, keripik kimpul, peyek cabein, hingga teh telang yang dipasarkan pada rentang harga lima ribu hingga dua puluh lima ribu rupiah.
Tentu saja, sayuran segar, telur ayam, tanaman hias, hingga bibit hortikultura hasil pertanian kota mereka turut laris manis.
Ketangguhan perempuan tani ini menuai pujian dari Dukuh Dabag, Ahmad Sunaryo, yang sangat mengapresiasi dedikasi mereka mempromosikan produk lokal.
Rahasia tingginya produktivitas KWT yang baru berdiri pada awal 2022 ini rupanya terletak pada penerapan teknologi pertanian cerdas.
Mengelola lahan terbatas yang hanya seluas 484 meter persegi, puluhan anggota KWT ini telah mengadopsi instrumen smart farming berbasis Internet of Things dan sistem fertigasi tetes.
Inovasi mutakhir ini memungkinkan penyiraman dan pemupukan berjalan presisi, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan lahan di perkotaan sama sekali bukan halangan untuk mencetak panen berlimpah dan berkualitas. (MC Kab. Sleman / KIM Depok / Wasana)