Buleleng, InfoPublik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali, terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Salah satu penanganan yang tengah dikerjakan berada di wilayah Dencarik hingga Munduk, Kecamatan Banjar, dengan total panjang jalan yang ditangani mencapai 6,5 kilometer (km).
Pengawas pekerjaan Dinas PUPR Perkim Kabupaten Buleleng, Ketut Widarmawa, mengatakan pekerjaan tersebut mencakup sejumlah ruas jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat. Peninjauan dilakukan di lokasi pekerjaan di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Jumat (2/10/2026).
"Total panjang jalan yang ditangani dalam proyek ini mencapai 6,5 kilometer. Pekerjaan pengaspalan dibagi dalam beberapa titik utama, yaitu ruas Dencarik–Pedawa sepanjang 936 meter, ruas Dencarik–Cempaga sepanjang 1,1 kilometer, serta ruas SP3 Jalan Nasional Temukus–SP3 Jalan Provinsi Munduk sepanjang 4,5 kilometer," jelasnya.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan dengan masa kontrak selama 150 hari kalender. Dengan percepatan pengerjaan yang dilakukan, seluruh ruas jalan ditargetkan selesai dan dapat dilalui masyarakat pada Desember 2026.
Menurut Widarmawa, perbaikan jalan diharapkan memberikan dampak langsung terhadap kelancaran mobilitas warga. Kondisi jalan yang lebih baik juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah yang dilalui.
"Melalui perbaikan jalan ini, mobilitas warga sehari-hari diharapkan menjadi lebih aman dan lancar, sehingga perekonomian serta kesejahteraan masyarakat setempat dapat terus meningkat," ujarnya.
Perbekel Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Putu Mardika, mengapresiasi realisasi perbaikan jalan di wilayahnya. Menurutnya, ruas tersebut merupakan jalur strategis yang digunakan masyarakat Desa Pedawa dan desa-desa di sekitarnya.
"Jalan ini merupakan jalan strategis bagi aktivitas masyarakat Desa Pedawa dan desa lainnya. Jalan ini menjadi penghubung antarwilayah yang dapat memangkas waktu tempuh perjalanan, khususnya dari arah Denpasar dan Badung," katanya.
Mardika menilai akses jalan yang memadai juga penting untuk mendukung pengembangan potensi Desa Pedawa sebagai desa wisata. Seiring meningkatnya aktivitas pembangunan fasilitas pendukung pariwisata, kelancaran akses dinilai dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
"Kehadiran jalan yang memadai ini sangat krusial untuk mendukung potensi Pedawa sebagai desa wisata. Seiring meningkatnya minat investor yang mulai membangun vila dan fasilitas pendukung di kawasan tersebut, akses mobilitas yang lancar akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar," ujarnya.
Meski demikian, Pemerintah Desa Pedawa masih berharap perbaikan infrastruktur jalan dapat dilanjutkan ke sejumlah titik lain. Salah satunya akses Banjar Lambo yang menjadi jalur penghubung menuju kawasan Asah Gobleg dan Desa Gobleg.
Selain jalan, Mardika juga meminta perhatian terhadap jembatan desa yang menjadi akses vital menuju pusat Desa Pedawa. Jembatan tersebut mengalami kerusakan akibat bencana dan saat ini kondisinya dinilai tidak layak dilalui.
"Saya selaku perbekel sangat berharap akses jalan Banjar Lambo Desa Pedawa segera diperbaiki karena merupakan jalur penghubung penting menuju kawasan Asah Gobleg dan Desa Gobleg. Selain itu, jembatan desa yang merupakan akses vital menuju jantung desa rusak parah dan tidak layak dilalui akibat bencana untuk segera diperbaiki oleh instansi terkait," pungkasnya. (MC Kab.Buleleng/Wd)