Kader PKK Lumajang Diajak Jadi Penggerak Edukasi Kesehatan Telinga
Kominfo Lumajang/Ardi (Istimewa)
Kominfo Lumajang/Ardi (Istimewa)
Lumajang, InfoPublik — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, mengajak kader PKK berperan aktif meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan telinga dan pendengaran sejak dini.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan bakti sosial bersih-bersih telinga dan skrining pendengaran dalam rangka Milad ke-24 Lazismu di Panti PKK Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (26/9/2026).
Dewi mengatakan kader PKK memiliki kedekatan dengan keluarga dan lingkungan masyarakat sehingga dapat membantu menyebarluaskan informasi kesehatan.
“PKK tidak hanya berbicara tentang kegiatan organisasi. Lebih dari itu, PKK hadir dan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, saya berharap setiap anggota PKK bisa menjadi contoh, menjadi penggerak, sekaligus menyampaikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kesehatan pendengaran perlu mendapat perhatian karena berhubungan dengan kemampuan seseorang berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Menjaga kesehatan telinga sebenarnya juga merupakan bagian dari menjaga kualitas komunikasi dan hubungan kita dengan keluarga maupun masyarakat,” katanya.
Dewi juga mengingatkan masyarakat agar tidak membersihkan telinga menggunakan benda yang berisiko menimbulkan cedera.
“Jangan mengorek telinga dengan benda-benda yang tidak semestinya, seperti peniti, kunci motor, ataupun menggunakan cotton bud secara sembarangan. Itu berbahaya. Jika ada keluhan, cukup lakukan pemeriksaan ke tenaga medis,” pesannya.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pemeriksaan awal sekaligus edukasi mengenai perawatan telinga yang aman.
Dewi mengapresiasi kolaborasi TP PKK Kabupaten Lumajang, Komda PGPKT, dan Lazismu Lumajang dalam penyelenggaraan kegiatan kesehatan tersebut.
Ia berharap kerja sama serupa dapat dikembangkan melalui program lain yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan edukasi keluarga.
“Semoga kegiatan ini bukan menjadi kegiatan yang berhenti sampai hari ini saja. Mudah-mudahan ke depan kerja sama dan kolaborasi seperti ini dapat terus dikembangkan melalui kegiatan-kegiatan lain yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Peran kader PKK diharapkan membantu memperluas edukasi mengenai kesehatan telinga dan pendengaran dari lingkungan keluarga hingga masyarakat.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ard/An-m)
© Copyright 2026, All Rights Reserved