Palangka Raya, InfoPublik – Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat, kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan dan Gizi.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Kamis (24/9/2026). Bimtek ini diikuti aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, mengatakan, ketahanan pangan dan pemenuhan gizi merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, masyarakat membutuhkan pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau untuk mendukung kehidupan yang sehat dan sejahtera.
“Pengelolaan ketahanan pangan dan gizi tidak hanya menyangkut ketersediaan bahan pangan, tetapi juga bagaimana pangan dikelola dengan baik. Oleh karena itu, dibutuhkan aparatur pemerintah yang memiliki pengetahuan, kompetensi, serta pemahaman yang memadai,” ujar Arbert.
Ia menekankan, bimtek tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kapasitas ASN, khususnya dalam memahami konsep, kebijakan, serta penerapan program ketahanan pangan dan gizi di lapangan.
Dirinya juga menekankan, pentingnya koordinasi dan kolaborasi ant perangkat daerah serta lintas sektor. Menurutnya, program ketahanan pangan dan gizi membutuhkan sinergi agar pelaksanaannya dapat berjalan terpadu, efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
“Kolaborasi antara pengembangan kapasitas ASN dengan substansi teknis ketahanan pangan merupakan langkah penting untuk menciptakan terobosan program yang berdampak langsung bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kota Palangka Raya,” katanya.
Pihaknya berharap, peserta tidak menjadikan bimtek sebagai kegiatan pembelajaran rutin semata. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi program di masing-masing perangkat daerah.
“Dengan meningkatnya kompetensi aparatur, saya berharap pelaksanaan program ketahanan pangan dan gizi di Kota Palangka Raya menjadi lebih terarah, terpadu, tepat sasaran, dan berkelanjutan,”tambahnya.(MC Kota Palangka Raya/Gusti/Eyv)