SLEMAN, InfoPublik – Kesadaran akan waktu hidup yang terus menyusut menjadi pesan mendalam dalam Kajian AKRAB (Aqidah Kuat Relasi Aman Bisnis Tenang) khusus pria (ikhwan) yang digelar di Omah Katentreman, Wonokerto, Kapanewon Turi, Sleman, Selasa (22/9/2026).
Mengusung tema “Maksimal di Sisa Usia”, kajian ini menghadirkan Ustaz Nanang Syaifurrozi. Dalam forum tersebut, para peserta diajak untuk mengevaluasi perjalanan spiritual sekaligus memanfaatkan sisa waktu untuk kehidupan yang lebih bermakna.
“Kita tidak pernah tahu berapa banyak sisa usia yang Allah berikan. Karena itu, jangan menunggu nanti untuk memperbaiki diri. Selama masih diberi kesempatan hidup, itulah waktu terbaik untuk kembali kepada-Nya,” ujar Ustaz Nanang.
Menurutnya, bertambahnya usia tidak boleh hanya dimaknai sebagai sekadar pergantian angka, melainkan harus menjadi momentum peningkatan kualitas diri.
Ia mengimbau jemaah untuk memfokuskan sisa umur pada perbaikan hubungan vertikal dengan Sang Pencipta, maupun hubungan horizontal dengan keluarga dan lingkungan sosial.
Nanang menyoroti rutinitas pekerjaan dan urusan duniawi yang kerap melenakan manusia dari tujuan akhirat.
Oleh sebab itu, ia menekankan perlunya tindakan proaktif, seperti memperbanyak amal sedekah, memperbaiki komunikasi dengan orang tua, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama, tanpa menunda-nunda.
“Sisa usia jangan hanya dihitung, tetapi harus dimanfaatkan secara optimal. Jangan sampai kita terlalu sibuk mengejar banyak hal di dunia, tetapi justru lupa mempersiapkan bekal untuk kehidupan setelah mati,” tegasnya. (MC Kab. Sleman / KIM Tempel / SBD)