SLEMAN, InfoPublik – Pemerintah Kalurahan Condongcatur bersinergi dengan Kapanewon Depok sukses menuntaskan rangkaian program jemput bola administrasi kependudukan bertajuk GERUDUK (Gerakan Update Adminduk) x JEBOL TARGET tahun 2026 di Balai Padukuhan Sanggrahan, Sleman, Selasa (22/9/2026).
Pada titik pemungkas di Padukuhan Sanggrahan ini, petugas memfasilitasi total 114 layanan. Rinciannya mencakup 55 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), 14 KTP elektronik (KTP-el), 14 Kartu Keluarga (KK), empat Kartu Identitas Anak (KIA), dan 27 fasilitasi Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Kaur Tata Laksana Kalurahan Condongcatur, Andree Setiawan, memastikan, pola pelayanan proaktif ini akan digulirkan kembali tahun depan.
“Sanggrahan menjadi titik terakhir GERUDUK di tahun 2026. Program pelayanan jemput bola ke padukuhan akan kami lanjutkan kembali pada 2027 agar masyarakat semakin mudah memperoleh akses layanan,” tegas Andree.
Secara akumulatif sepanjang Agustus hingga September 2026, program yang didukung penuh oleh kader JAKADARA (Jaringan Kader Adminduk Depok agar Tertib dan Tertata) ini telah menyisir sejumlah wilayah. Di antaranya Padukuhan Pondok, Kayen, Ngropoh, Gempol, dan Gejayan, dengan rekor pelayanan harian tertinggi mencapai 189 pemohon di Gempol.
Kepala Jawatan Umum Kapanewon Depok, Benyamin Dalung, turut mengimbau warga agar tidak menunggu momen mendesak untuk mengecek validitas dokumen keluarga.
Menurutnya, kelengkapan dan kemutakhiran data adminduk adalah kunci utama kelancaran akses layanan publik pemerintah.
Dukuh Sanggrahan, Suparman, menilai kehadiran petugas secara langsung di tengah permukiman sangat efektif memangkas waktu dan meringankan beban warga.
Ke depannya, sinergi lintas sektor ini diyakini kian solid dalam mewujudkan ekosistem masyarakat sadar administrasi kependudukan di Sleman. (MC Kab. Sleman / KIM Depok / Wasana)