Kanigaran, InfoPublik — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII Tingkat Kota Probolinggo resmi berakhir setelah berlangsung dari 21–22 September 2026. Dari 367 peserta yang mengikuti berbagai cabang lomba, sebanyak 171 peserta ditetapkan sebagai pemenang.
Penetapan pemenang dituangkan dalam Surat Keputusan Dewan Hakim MTQ Kota Probolinggo Ke-XXXII Tahun 2026 Nomor 01/DH/KEP/IX/2026.
Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, mengajak seluruh peserta dan undangan mendoakan almarhum Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Probolinggo, Abdul Aziz RM, yang wafat setelah pembukaan MTQ pada Senin (21/9/2026).
Aminuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, terutama generasi muda yang menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an.
Ia menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi peserta yang akan dipersiapkan mengikuti ajang tingkat provinsi di Tulungagung.
“Saya tekankan betapa pentingnya ketekunan dan latihan mandiri yang berulang agar para delegasi dapat meraih kesuksesan pada tingkat provinsi di Tulungagung pada Oktober-November mendatang,” tegas Aminuddin saat penutupan MTQ di Command Centre, Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, Rabu (23/9/2026).
Pemkot Probolinggo, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan bakat generasi muda di bidang keagamaan agar mampu berprestasi dan membawa nama baik daerah.
Sementara itu, Kecamatan Kademangan kembali meraih Juara Umum MTQ Tingkat Kota Probolinggo 2026. Capaian tersebut sekaligus membuat Kademangan mempertahankan gelar juara umum selama tiga tahun berturut-turut.
Camat Kademangan, Abdi Firdausi, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan dan kerja sama antara kafilah, pendamping, kelurahan, serta masyarakat.
“Alhamdulillah, Kecamatan Kademangan berhasil meraih Juara Umum MTQ Ke-XXXII Tingkat Kota Probolinggo. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, pembinaan dan sinergi seluruh kafilah, pendamping, kelurahan serta masyarakat Kademangan,” ungkapnya.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas generasi Qurani di Kecamatan Kademangan.
“Dan mengharumkan nama Kecamatan Kademangan dan Kota Probolinggo,” pungkasnya. (dy/fa)