Kota Gorontalo, InfoPublik - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman, menegaskan Lomba Kader Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) tidak semata-mata bertujuan menentukan kader terbaik, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pembinaan untuk memperkuat kapasitas kader Posyandu secara berkelanjutan.
Menurutnya, kader Posyandu memiliki posisi strategis karena berada paling dekat dengan masyarakat. Kader diharapkan mampu menjadi penggerak partisipasi masyarakat, menyampaikan edukasi, mengenali berbagai permasalahan di lingkungan desa, serta membantu menghubungkan masyarakat dengan perangkat daerah dan instansi terkait sesuai kebutuhan pelayanan dasar.
"Dinas PPPA-PMD berharap dapat mengidentifikasi berbagai inovasi dan praktik baik kader yang dapat dikembangkan serta direplikasi di desa lainnya," kata Yana Suleman, Rabu (14/10/2026).
Ia menegaskan, hasil penilaian juga diharapkan menjadi bahan evaluasi dalam merumuskan langkah pembinaan dan peningkatan kapasitas kader ke depan. (mcgorontaloprov/fahmi)