Bone Bolango, InfoPublik - Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Gorontalo, Sukril Gobel, menilai kunjungan langsung ke wilayah terpencil seperti Pinogu penting dalam melihat kebutuhan pembangunan secara lebih nyata.
Menurutnya, kondisi lapangan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam mendukung perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.
“Kunjungan seperti ini memberikan gambaran secara langsung kepada pemerintah mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Apa yang kita lihat hari ini menjadi bahan penting dalam mendukung perencanaan pembangunan dan penganggaran yang sesuai dengan kebutuhan daerah,” kata Sukril usai mendampingi gubernur ke kecamatan yang berada di dalam Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, Selasa (22/9/2026).
Ia mengatakan, pengelolaan keuangan daerah tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan realisasi anggaran, tetapi juga bagaimana sumber daya daerah diarahkan untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Perjalanan menuju Pinogu yang membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima jam pada musim kering memperlihatkan tantangan geografis yang dihadapi masyarakat. Rombongan harus melewati sejumlah titik dengan kondisi jalan dan jembatan yang sulit, termasuk kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW).
Menurut Sukril, pengalaman tersebut memperkuat pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam menerjemahkan kebutuhan masyarakat menjadi program pembangunan yang terencana dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kita melihat sendiri bagaimana masyarakat menghadapi keterbatasan akses. Ini menjadi perhatian bersama agar kebijakan pembangunan tidak hanya dilihat dari sisi perencanaan di atas kertas, tetapi juga berdasarkan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Gusnar Ismail juga meninjau sejumlah kondisi wilayah serta berdialog dengan masyarakat. Kehadiran jajaran pimpinan OPD, termasuk Kepala BKAD, menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kebutuhan pembangunan di Kecamatan Pinogu.
Bagi BKAD, hasil kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari perspektif dalam mendukung kebijakan pengelolaan keuangan daerah yang diarahkan pada pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah yang dikenal sebagai salah satu kawasan paling terpencil di Provinsi Gorontalo.
Berbeda dengan perjalanan menggunakan helikopter, Gubernur Gusnar Ismail bersama rombongan memilih menempuh perjalanan darat dengan menggunakan sepeda motor atau ojek milik masyarakat. Pilihan tersebut memberikan kesempatan kepada rombongan untuk merasakan secara langsung kondisi akses jalan dan jembatan yang harus dilalui masyarakat menuju Pinogu. (mcgorontaloprov/Septian)