Kabupaten Gorontalo, InfoPublik - Menghadapi tantangan berkurangnya ketersediaan hijauan pakan ternak saat musim kemarau, Dinas Peternakan dan Perkebunan menggelar pembinaan bagi kelompok peternak di desa Pilohayangan Kecamatan Telaga dan Desa Ayula Selatan, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan itu membekali keterampilan memanfaatkan jerami padi serta batang dan bonggol pisang sebagai cadangan pakan alternatif yang melimpah, murah, dan bernutrisi.
Selain itu, peternak diajarkan mulai dari teknik pengeringan, penyimpanan jerami agar tahan lama, hingga cara mengolah batang dan bonggol pisang menjadi pakan yang disukai ternak. Jerami dikeringkan hingga kadar air rendah, disimpan di tempat kering dan berventilasi baik, atau difermentasi agar kualitasnya meningkat. Sementara batang dan bonggol pisang dibersihkan, dicacah halus, lalu dicampur dedak dan garam untuk melengkapi kebutuhan gizi sapi.
“Ketersediaan pakan adalah nyawa usaha peternakan. Kita tidak bisa hanya bergantung pada hijauan segar yang ketersediaannya berubah-ubah mengikuti musim," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo, Ramdhan Pade, Selasa (22/9/2026).
Ramdhan menjelaskan, instansinya ingin peternak memahami bahwa kekayaan ada di sekeliling mereka, jerami padi dan batang pisang bukan sekadar limbah, melainkan aset berharga yang jika diolah dan disimpan dengan benar, dapat menjamin kelangsungan pakan ternak sepanjang tahun. Inilah wujud ketahanan pakan yang dibangun bersama.
Sedangkan, Pengawas Mutu Pakan, Harisnur Abdul, menjelaskan aspek teknisnya. Menurutnya pengolahan dan penyimpanan yang tepat adalah kunci menjaga mutu pakan. Jerami yang dikeringkan sempurna dan disimpan terlindung dari kelembapan tidak hanya tahan berbulan-bulan, tetapi juga mempertahankan zat gizi yang dibutuhkan ternak.
"Pemanfaatan batang dan bonggol pisang, dengan pencacahan dan pencampuran yang sesuai standar, nilai pakannya meningkat signifikan dan aman diberikan secara bertahap. Peternak kini memiliki panduan yang jelas dan teruji untuk diterapkan langsung di kandang masing-masing," ujar Harisnur Abdul.
(mcgorontaloprov)