Satgas Udara Tebar 1.000 Kg NaCl untuk Dorong Hujan di Riau
Istimewa
Istimewa
Pekanbaru, InfoPublik – Satgas Udara mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Provinsi Riau dengan menyemai 1.000 kilogram (kg) natrium klorida (NaCl) untuk meningkatkan peluang turunnya hujan di wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
OMC dilakukan menggunakan pesawat Cessna Caravan 208 bernomor registrasi PK-SNM milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penyemaian awan dilaksanakan pada ketinggian sekitar 8.000 hingga 12.000 kaki.
Kepala Dinas Operasi Lanud Roesmin Nurjadin, Kolonel Pnb Andri Setyawan, mengatakan OMC terus dilakukan sebagai salah satu upaya mendukung penanganan karhutla di Riau.
“Kita terus berupaya melakukan OMC, mendorong turunnya hujan guna menekan karhutla yang masih terjadi di berbagai daerah di Riau,” kata Andri, Jumat (18/9/2026).
Sebanyak 1.000 kg NaCl dibawa dalam operasi tersebut untuk disemai ke awan yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan menjadi awan hujan.
Menurut Andri, hujan yang terbentuk di wilayah sasaran diharapkan dapat membantu membasahi lahan dan mendukung upaya mencegah meluasnya kebakaran.
“Harapan kita, hujan dapat segera turun di wilayah-wilayah yang terjadi karhutla. Sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan efektif menekan karhutla,” ujarnya.
Selain OMC, Satgas Udara juga mengerahkan Helikopter H225M Caracal TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk mendukung pemadaman melalui operasi water bombing.
Sebelum menjalankan misi, pilot dan awak helikopter melakukan pemeriksaan terhadap kondisi pesawat serta perlengkapan pendukung penerbangan.
Pemeriksaan mencakup kesiapan water bucket, sistem pendukung, hingga perangkat pesawat untuk memastikan operasi berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan penerbangan.
Andri mengatakan Heli Caracal diperbantukan sesuai perintah Panglima TNI untuk mendukung penanganan karhutla di Riau di bawah kendali Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin.
“Heli Caracal kita memang sudah di-BKO-kan sesuai perintah Panglima TNI untuk ikut membantu penanganan karhutla, khususnya di Provinsi Riau, di bawah Satgas Udara Lanud Rsn,” ujarnya.
Helikopter tersebut dilengkapi water bucket untuk mendukung pemadaman dari udara, terutama pada wilayah yang sulit dijangkau tim darat.
Satgas Udara akan menyesuaikan pelaksanaan OMC dan operasi water bombing dengan kondisi cuaca serta perkembangan penanganan karhutla di lapangan.
© Copyright 2026, All Rights Reserved