Kota Gorontalo, InfoPublik - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum bagi para lanjut usia (lansia) di Panti Griya Lansia Jannati, untuk memperkuat keimanan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam (saw).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan Bimbingan Vokasional tersebut digelar Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo di lingkungan Panti Griya Lansia Jannati, Kamis (17/9/2026).
Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, mengajak para lansia maupun pengelola panti untuk menjadikan sifat-sifat Nabi Muhammad saw sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Reflin mengatakan, bimbingan vokasional yang dirangkaikan dengan kegiatan keagamaan tersebut merupakan bagian dari program pelayanan dan rehabilitasi sosial bagi para lansia yang berada di dalam panti.
“Pembinaan ini merupakan proses pembinaan mental, spiritual dan kemandirian bagi para lanjut usia,” kata Reflin.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi juga penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan ketenangan batin bagi para lansia dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Reflin juga berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membentuk karakter dan perilaku positif para lansia dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Ustaz Hamdan Zain dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad saw, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani kehidupannya.
Ia menyebutkan, terdapat sejumlah amalan yang dapat dilakukan dalam memperingati Maulid Nabi, di antaranya memperbanyak doa, berselawat kepada Rasulullah saw dan memperbanyak sedekah.
Hamdan juga mengingatkan bahwa keberadaan para lansia di Panti Griya Lansia Jannati bukanlah sesuatu yang harus dipandang sebagai kesendirian.
Menurutnya, para lansia maupun pengurus panti sama-sama memiliki kesempatan untuk mendapatkan dan memberikan kebaikan.
“Di tempat ini ada keistimewaan yang luar biasa. Penghuni Griya Lansia Jannati mendapatkan bagian kebaikan, begitu juga dengan para pengurusnya,” ungkap Hamdan.
Ia mengajak para lansia untuk tetap ikhlas menjalani kehidupan dan tidak larut dalam kesedihan akibat rasa rindu maupun kesendirian.
Hamdan menuturkan, usia lanjut hendaknya diisi dengan memperbanyak doa kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan lahir dan batin.
“Di usia yang sudah lanjut, kita berharap dihadirkan banyak kebaikan. Kebaikan itu adalah kesehatan dan keafiatan,” ujarnya.
Ia mengimbau, agar rasa sakit yang dialami para lansia dapat dihadapi dengan sabar dan dijadikan sebagai bagian dari ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah Swt.
“Insyaallah, lansia yang ada di panti ini jangan bersedih dengan kesendirian. Karena di balik kesendirian, di balik kerinduan, ada sayap malaikat yang senantiasa menjaga lansia di sini,” pungkasnya. (mcgorontaloprov/owan)