SLEMAN, InfoPublik – Forum Komunikasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Forkom UMKM) Condongcatur terus mendorong peningkatan kapasitas para pelaku usaha lokal melalui pembelajaran terpadu.
Kegiatan edukasi yang berlangsung di Aula Kapanewon Depok, Sleman, Rabu (16/9/2026), ini mencakup penguatan strategi pengembangan produk, pelatihan keterampilan praktis, pemahaman legalitas badan hukum, hingga pemanfaatan fasilitas perbankan.
Ketua Forkom UMKM Condongcatur, Lien, menyampaikan, pembelajaran bersama ini dirancang agar para anggota memperoleh wawasan komprehensif untuk meningkatkan daya saing usaha.
Pada sesi pengayaan produk, pemilik usaha Legit Naturally, Shanti Trisnawati, membagikan wawasan mengenai inovasi pangan bebas gluten dan strategi pemasaran produk keripik gudeg ke jaringan hotel serta toko oleh-oleh.
Selain itu, para peserta juga dibekali keterampilan praktis pembuatan kerajinan tangan yang dipandu oleh Dwi Lestari.
Dari aspek kepastian hukum, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum DIY, Elisabet dan Herlambang, memberikan pemahaman teknis mengenai pentingnya pendaftaran Perseroan Perorangan bagi usaha mikro dan kecil.
Skema badan hukum ini memberikan perlindungan serta kepastian hukum melalui pemisahan antara aset pribadi dan aset perusahaan. Pihak Kanwil Kemenkumham DIY juga membuka pendampingan pendaftaran secara langsung bagi pelaku usaha yang membutuhkan.
Dukungan tata kelola keuangan turut dipaparkan oleh perwakilan Bank Sleman, Didik Budiantoro dan Latif Dwi Nur Cahyanto.
Pihak perbankan memperkenalkan berbagai kemudahan transaksi digital serta skema pembiayaan modal kerja dan investasi melalui produk Kredit Sembada, Kredit Kepisan, hingga KangMas Sembada.
Melalui edukasi lintas sektor ini, Forkom UMKM Condongcatur berkomitmen mendampingi para pelaku usaha lokal dari tahap perbaikan kualitas produk hingga penguatan manajemen keuangan secara berkelanjutan. (MC Sleman / KIM Depok / Wasana)