Kasongan, InfoPublik - Pembinaan umat, penguatan ketahanan keluarga, dan pemeliharaan kerukunan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Katingan dalam mendorong kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Untuk mendukung upaya tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Katingan diharapkan semakin aktif mendampingi masyarakat dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
Harapan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Katingan, Christian Rain, pada pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Katingan Masa Khidmat 2025–2030 di Sekretariat MUI Kabupaten Katingan, Selasa (27/10/2026). Pengukuhan dilakukan oleh Ketua MUI Provinsi Kalimantan Tengah, PKH. Khairil Anwar.
Kepengurusan yang dikukuhkan dipimpin H. Muzahidin sebagai Ketua Umum, H. Qusairi sebagai Sekretaris Umum, dan Ihwansyah sebagai Bendahara Umum.
Christian Rain menekankan bahwa amanah organisasi harus dijalankan dengan kesungguhan, kebijaksanaan, dan semangat pengabdian. Bagi MUI, tanggung jawab tersebut berkaitan erat dengan upaya membimbing umat, memperkuat nilai moral, serta memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Menurutnya, kepemimpinan organisasi membutuhkan komunikasi yang baik, keterbukaan terhadap berbagai pandangan, dan pengambilan keputusan melalui musyawarah. Hal itu penting agar organisasi tetap solid dan mampu merespons kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Amanah organisasi hendaknya dijalankan dengan kesungguhan dan semangat pengabdian, sehingga keberadaan MUI benar-benar memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat,” demikian penekanan Christian Rain dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan bahwa perubahan sosial dan perkembangan teknologi informasi menghadirkan tantangan baru dalam pembinaan umat, khususnya bagi generasi muda. Karena itu, pendekatan keagamaan perlu menyesuaikan kebutuhan masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai moral, kasih sayang, kedamaian, dan kebaikan.
Pembinaan umat, lanjutnya, tidak hanya terbatas pada kegiatan keagamaan, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, penanaman nilai moral, dan penguatan sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi dasar dalam menjaga persaudaraan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Katingan.
Perhatian terhadap ketahanan keluarga juga menjadi bagian penting dari pesan tersebut. Christian Rain memandang keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk karakter anak dan menanamkan nilai-nilai kehidupan. Oleh sebab itu, pembinaan keluarga, komunikasi antara orang tua dan anak, serta upaya menjaga keharmonisan rumah tangga perlu terus diperkuat.
Peran tersebut diharapkan dapat membantu keluarga menghadapi persoalan secara bijaksana, membangun hubungan yang sehat, dan memberikan pendampingan kepada anak-anak di tengah perubahan lingkungan sosial maupun perkembangan teknologi.
Di sisi lain, luasnya wilayah Kabupaten Katingan dan sebaran penduduk di berbagai kecamatan menjadi tantangan dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu, Christian Rain mendorong penguatan kerja sama antara pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur lainnya agar pembinaan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Keterlibatan bersama dinilai penting dalam menjaga ketenteraman, memperkuat hubungan sosial, dan mendukung pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Katingan berharap MUI dapat terus menjadi mitra strategis dalam memberikan pembinaan dan pertimbangan keagamaan serta berkontribusi dalam merespons persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Dengan kepengurusan masa khidmat 2025–2030, MUI Kabupaten Katingan diharapkan semakin memperkuat perannya dalam membina umat, mendampingi generasi muda, mendukung ketahanan keluarga, dan merawat kerukunan. Upaya tersebut diharapkan ikut membangun kehidupan masyarakat Katingan yang harmonis, berakhlak, dan sejahtera.