SLEMAN, InfoPublik – Kelompok kesenian tradisional Reyog Campur Eko Budoyo asal Padukuhan Gesikan, Merdikorejo, sukses memukau ratusan penonton di Lapangan Serbaguna Dusun Panggung, Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel, Sleman, Minggu (13/9/2026).
Pentas seni terbuka tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Pertunjukan ini menjadi ajang pembuktian eksistensi Eko Budoyo yang telah berdiri sejak 1 September 1979 dan kini menginjak usia 47 tahun.
Melalui panggung rakyat tersebut, proses regenerasi seniman muda terus dipacu agar kesenian tradisional warisan leluhur tetap lestari dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Ketua Grup Seni Reyog Campur Eko Budoyo, Agus Margono, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme serta komitmen generasi muda di wilayahnya dalam menjaga warisan budaya.
Pria yang memimpin kelompok seni tersebut sejak 2006 menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi dan mengawal keberlanjutan kesenian tradisional di Sleman.
Lurah Lumbungrejo, Misbah Al Hakim, menilai kehadiran panggung kesenian tradisional memiliki dampak berganda, yakni menyediakan wadah ekspresi positif bagi anak muda sekaligus menggairahkan aktivitas perekonomian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara.
Perpaduan antara pergelaran seni tradisional, partisipasi aktif generasi muda, dan menggeliatnya sektor ekonomi kerakyatan membuktikan bahwa kebudayaan lokal mampu terus hidup dan relevan ketika mendapat ruang apresiasi secara berkelanjutan dari masyarakat dan pemerintah daerah. (MC Sleman / KIM Tempel / SBD)