Festival Tani Ganding 2026 Angkat Pertanian dan UMKM Lokal
Sumenep, InfoPublik – Produk pertanian, olahan pangan, tembakau, hingga usaha kreatif masyarakat akan mendapat ruang promosi dalam Festival Tani Ganding 2026 yang digelar Pemerintah Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, pada 21–30 September 2026.
Berlangsung di Lapangan Duwa' Labuh, Desa Ketawang Daleman, festival yang masuk dalam Calendar of Event Sumenep 2026 tersebut tidak sekadar menawarkan hiburan. Agenda ini dirancang sebagai ruang temu antara petani, pelaku UMKM, pelaku usaha, seniman, dan masyarakat untuk memperkenalkan sekaligus memperluas pasar produk lokal.
Mengusung tema “Dari Tani untuk Masa Depan, Ganding Maju, Sumenep Sejahtera”, festival akan menampilkan beragam potensi yang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Ganding, mulai dari hasil pertanian dan produk olahannya hingga produk UMKM kreatif dan inovatif.
Camat Ganding Abdul Khalid mengatakan festival tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus membuka peluang pemasaran bagi produk masyarakat. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan Festival Tani Kecamatan Ganding 2026. Ini menjadi momentum memperkenalkan potensi pertanian, budaya, UMKM, dan produk lokal,” kata Abdul Khalid, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, keterlibatan kelompok tani dan pelaku usaha menjadi elemen penting agar festival memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas. Produk yang selama ini dihasilkan masyarakat diharapkan tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi memiliki peluang menjangkau konsumen yang lebih luas. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka peluang promosi dan pemasaran bagi para pelaku usaha di Kecamatan Ganding,” ujarnya.
Panitia menyiapkan enam rangkaian utama dalam Festival Tani Ganding 2026. Salah satunya adalah pameran hasil pertanian dan olahan pertanian yang menjadi ruang bagi petani dan pelaku usaha memperlihatkan produk unggulan mereka.
Festival juga menghadirkan festival seni dan budaya se-Kecamatan Ganding, serta pameran UMKM kreatif, inovatif, dan berdaya saing. Potensi tembakau Ganding turut mendapat panggung melalui pameran tembakau yang menampilkan industri rokok di Kecamatan Ganding. Sementara untuk mengakomodasi sisi hiburan dan budaya masyarakat, panitia menghadirkan Festival Hadrah Sumenep dan wahana bermain modern.
Ketua Panitia Festival Tani Ganding 2026 Helman JR mengatakan pelaku usaha lokal masih memiliki kesempatan untuk mengambil bagian dalam agenda tersebut dengan membuka stan pameran. Pendaftaran stan dibuka pada 11–17 September 2026 melalui Sekretariat Panitia di Kantor Kecamatan Ganding atau secara daring melalui WhatsApp 087866323178. “Kami mengundang para pengusaha, UMKM, dan pelaku usaha kuliner di Kecamatan Ganding untuk ikut serta membuka stan pameran,” kata Helman.
Menurutnya, kehadiran lebih banyak pelaku usaha akan membuat pilihan produk dalam festival semakin beragam sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan calon konsumen. Festival juga dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan, membangun jejaring usaha, serta menguji daya saing produk secara langsung di tengah masyarakat.
“Festival ini juga menjadi ajang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulannya, membangun jejaring, dan meningkatkan daya saing produk lokal,” jelasnya.
Helman mengimbau calon peserta segera mendaftarkan diri agar panitia memiliki waktu yang cukup untuk menata stan dan mempersiapkan kebutuhan teknis selama pelaksanaan festival.
Dengan memadukan potensi pertanian, tembakau, UMKM, seni budaya, dan hiburan, Festival Tani Ganding 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi etalase produk lokal sekaligus ruang bertemunya potensi ekonomi masyarakat Ganding dengan pasar yang lebih luas.
(Miko/Farhan/Fer)