SLEMAN, InfoPublik – Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat di Lembaga Pelatihan Kursus (LPK) Kayu Manis, Padukuhan Saren, Kalurahan Sumberrahayu, Moyudan, Sleman, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 25 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) se-Kapanewon Moyudan ini memfokuskan pelatihan pada diversifikasi pangan lokal, yakni pengolahan tepung ikan lele dan tepung mocaf (Modified Cassava Flour) menjadi produk konsumsi bernilai tinggi berupa egg roll.
Ketua Tim Pengabdi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Esthy Rahman Asih, menjelaskan, pemanfaatan komoditas lokal seperti lele dan singkong memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk olahan bergizi tinggi sekaligus berdaya saing di pasar.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam menjembatani hasil penelitian ilmiah agar dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, Pimpinan LPK Kayu Manis, Anton Sudarto, memaparkan, para peserta memperoleh pembekalan komprehensif mulai dari pemahaman materi teknis hingga strategi pengembangan bisnis.
Materi potensi dan optimalisasi pangan lokal disampaikan oleh Lastini Wadansari, dilanjutkan sesi praktik pembuatan egg roll yang dipandu langsung oleh Esthy Rahman Asih bersama instruktur Husna Mustikasari.
Selain itu, para pelaku usaha juga dibekali materi penguatan bisnis mencakup tata cara pengemasan, citra merek (branding), hingga kalkulasi penetapan harga jual yang dipaparkan oleh Lilis Styaningsih.
Melalui sinergi pelatihan ini, para pelaku usaha di Kapanewon Moyudan diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu olahan pangan lokal bergizi tersebut guna meningkatkan diversifikasi produk sekaligus mendongkrak pendapatan ekonomi keluarga. (MC Sleman / KIM Moyudan / Giek)