Mahasiswa Malaysia Pelajari PKK dan Budaya Minangkabau di Padang
Padang, InfoPublik – Kolaborasi pendidikan dan kesehatan membuka ruang baru bagi Kota Padang untuk memperkenalkan praktik pemberdayaan keluarga sekaligus kekayaan budaya Minangkabau kepada mahasiswa dari Malaysia.
Hal itu terlihat dalam kunjungan dan program pengabdian masyarakat delegasi KPJ Healthcare University, Malaysia, di Balai Kota Padang, Aie Pacah, Jumat (11/9/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan mahasiswa Malaysia dengan Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang untuk bertukar pengetahuan mengenai kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Program tersebut dirancang sebagai pembelajaran di luar ruang kuliah. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana organisasi masyarakat berperan dalam meningkatkan kualitas keluarga dan kehidupan sosial.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran mengatakan PKK memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pemberdayaan perempuan dan anak, pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan keluarga.
"Bagi kami, Tim Penggerak PKK Kota Padang, kegiatan ini sangat bernilai. PKK mempunyai peran yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari pemberdayaan perempuan dan anak, pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan keluarga," ungkap Dian.
Dalam pertemuan tersebut, TP PKK Kota Padang memaparkan 10 Program Pokok PKK, sementara DWP memperkenalkan peran organisasi dalam mendukung peningkatan kualitas keluarga.
Dian menilai pertukaran pengalaman akan lebih bermakna apabila mahasiswa juga mengenal kehidupan masyarakat dan budaya lokal. Karena itu, para delegasi diajak tidak hanya melihat Padang dari perspektif akademik, tetapi juga merasakan langsung kekayaan budaya dan kulinernya.
"Kami berharap pertemuan ini bukan sekadar menjadi tempat untuk memberi ilmu, tetapi benar-benar menjadi ruang untuk saling belajar. Jangan hanya mengenal Kota Padang melalui kegiatan akademik dan pengabdian masyarakat, tetapi juga kenali masyarakatnya, kuliner terutama, dan adat budaya Minangkabau. Sebelum kembali ke Malaysia, jangan lupa mencicipi rendang khas Kota Padang," tambahnya.
Menurut Dian, interaksi tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi hubungan yang lebih luas antara Kota Padang dan KPJ Healthcare University, termasuk peluang kerja sama serta pertukaran pengalaman di bidang yang relevan.
Executive and Programme Advisor Department Student Affairs KPJ Healthcare University Nur Aryanni Binti Abdul Manaf mengatakan program pengabdian masyarakat tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman yang tidak didapatkan sepenuhnya di ruang kuliah.
"Kegiatan ini untuk memberikan mahasiswa pengalaman dan pembelajaran di luar ruangan kuliah, serta berinteraksi dan berbagi pengalaman dengan masyarakat sekitar. Semoga ini meningkatkan semangat belajar dan bekerjasama, serta diharapkan dapat mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan," tuturnya.
Kunjungan mahasiswa Malaysia tersebut juga memberi manfaat lain bagi Kota Padang, yakni memperkenalkan potensi daerah kepada generasi muda dari negara tetangga. Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumatra Barat Darmawi mengatakan kekuatan Padang tidak hanya terletak pada sektor pendidikan dan kesehatan, tetapi juga pada kuliner, alam, serta kebudayaan yang dapat menjadi pengalaman tersendiri bagi wisatawan mancanegara.
"Kota Padang sudah populer dari dahulunya. Kuliner, keindahan alam, dan kekayaan budaya akan memberikan pengalaman terbaik bagi para delegasi dari Malaysia ini," jelas Darmawi.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran, Ketua DWP Kota Padang Nova Raju Minropa, Nur Aryanni Binti Abdul Manaf beserta delegasi dan mahasiswa KPJ Healthcare University, Wakil Ketua BPPD Sumatra Barat Darmawi, serta jajaran pengurus TP PKK dan DWP Kota Padang.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya membangun hubungan antarlembaga melalui pendekatan pendidikan dan pengabdian masyarakat. Jika berlanjut dalam bentuk kerja sama, pertukaran pengalaman, atau program bersama, interaksi tersebut berpotensi memperluas jejaring Kota Padang dengan institusi pendidikan di Malaysia sekaligus memperkuat hubungan Indonesia–Malaysia di tingkat masyarakat.
(Taufik)
~ 📤 by Ju