Surabaya, InfoPublik - Limbah kulit buah yang biasanya berakhir di tempat sampah diubah menjadi produk bernilai guna oleh lima mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa). Mereka mengembangkan SMARTFOAM, pembersih sepatu berbentuk foam berbasis eco-enzyme yang dirancang praktis dan mendukung gaya hidup berkelanjutan.
Inovasi tersebut dikembangkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) di Unusa. Produk SMARTFOAM memanfaatkan eco-enzyme yang dihasilkan dari pengolahan limbah kulit buah, kemudian diformulasikan dengan sejumlah bahan pendukung, seperti methyl ester sulfonate, air, NaCl, dan essential oil.
Ketua Tim SMARTFOAM, Baroatus Silmi, mengatakan, ide pengembangan produk berangkat dari kebutuhan akan pembersih sepatu yang praktis sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami berharap inovasi ini dapat menjadi salah satu bentuk penerapan gaya hidup berkelanjutan di kalangan masyarakat guna mendukung prinsip zero waste,” ujar Baroatus dalam keterangan tertulis Unusa, Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, pemanfaatan kulit buah sebagai bahan baku eco-enzyme menjadi salah satu upaya untuk mengurangi limbah organik sekaligus memberikan nilai tambah pada bahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.
Pengembangan SMARTFOAM juga didukung pengujian laboratorium. Hasil pengujian menunjukkan produk tersebut memiliki daya hambat sebesar 25,5 milimeter terhadap bakteri Staphylococcus aureus.
Untuk menghasilkan produk tersebut, tim mahasiswa menjalani sejumlah tahapan, mulai dari survei pasar, pengolahan limbah kulit buah, pembuatan eco-enzyme, formulasi produk, pengujian laboratorium, produksi, hingga pemasaran.
SMARTFOAM dipasarkan melalui berbagai saluran, antara lain bazar, kegiatan car free day di Taman Bungkul Surabaya, lingkungan kampus, media sosial, dan platform e-commerce.
Lima mahasiswa yang tergabung dalam tim tersebut ialah Baroatus Silmi, Dhurrotun Nafisah, Naily Zakiyatul K, Sania 'Ainiyati, dan Ahda Dini Salsabila.
Baroatus mengatakan timnya masih membuka peluang untuk mengembangkan SMARTFOAM, baik dari sisi formulasi maupun pemasaran. Kolaborasi dengan komunitas pencinta sepatu dan komunitas lingkungan juga menjadi salah satu rencana pengembangan produk.
“Kami ingin terus mengembangkan SMARTFOAM dan membuka kolaborasi untuk pengembangan produk ini dengan komunitas pencinta sepatu dan komunitas lingkungan agar manfaat inovasi ini dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas,”tambahnya.(Mc.Jatim/Eyv)