Capaian tersebut menempatkan Bengkalis dalam kelompok daerah dengan hasil terbaik pada pemantauan penerapan jabatan fungsional perdagangan regional Sumatera. Sebanyak 17 provinsi, kabupaten, dan kota tercatat memperoleh nilai di atas 70 atau masuk kategori sangat baik.
Disdagperin Bengkalis menjadi salah satu daerah yang memperoleh predikat Sangat Memuaskan dengan nilai 78. Hasil tersebut menunjukkan penerapan jabatan fungsional perdagangan di Bengkalis telah berjalan dengan baik dan mendapat pengakuan positif dari Kementerian Perdagangan.
Zulfan mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari komitmen Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni dalam mendorong peningkatan kualitas aparatur serta penguatan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
“Capaian ini tentu patut kita syukuri dan apresiasi. Namun, yang paling penting bukan hanya nilai yang kita peroleh, tetapi bagaimana jabatan fungsional ini benar-benar mampu meningkatkan profesionalisme aparatur dan memberikan kontribusi terhadap pelayanan kepada masyarakat,” ujar Zulfan.
Menurutnya, hasil tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan kinerja. Predikat yang diraih tidak boleh membuat aparatur cepat berpuas diri.
“Saya minta capaian ini jangan membuat kita cepat puas. Jadikan hasil pemantauan ini sebagai motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas kinerja. Pembinaan dan evaluasi harus dilakukan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Zulfan menegaskan, nilai 78 merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan dukungan pimpinan, pembinaan dan evaluasi organisasi, serta komitmen para pejabat fungsional dalam menjalankan tugas.
“Nilai 78 dengan predikat Sangat Memuaskan ini merupakan hasil kerja bersama. Ada arahan dan dukungan dari pimpinan, kemudian ada pembinaan dan evaluasi yang dilakukan secara konsisten, serta komitmen dari para pejabat fungsional dalam melaksanakan tugasnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut bukan tujuan akhir. Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas penerapan jabatan fungsional perdagangan.
“Target kita bukan hanya mempertahankan nilai yang sudah diperoleh, tetapi bagaimana ke depan dapat memberikan hasil yang lebih baik lagi,” tambahnya.
Dalam penerapan jabatan fungsional perdagangan tersebut, terdapat sembilan pejabat fungsional yang turut berperan dalam pelaksanaan tugas di Kabupaten Bengkalis, yakni:
- Jerri Aprianto
- Evi Herdawati
- Marliya
- Ibrahim
- Ilok Dianggoni
- Sri Kumala
- Hindana Afada
- Muhammad Efendi
- M. Wahyudi
Dedikasi dan konsistensi para pejabat fungsional tersebut menjadi bagian penting dalam upaya Disdagperin Bengkalis membangun aparatur yang profesional dan kompeten.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis, nilai 78 dengan predikat Sangat Memuaskan bukan sekadar angka dalam laporan pemantauan. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembinaan dan evaluasi penerional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Peningkatan kapasitas aparatur, pembinaan, dan evaluasi secara berkala akan terus dilakukan agar penerapan jabatan fungsional semakin profesional dan berdampakapan jabatan fungsional perdagangan telah berjalan secara positif.
Hasil tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat pengembangan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Peningkatan kapasitas aparatur, pembinaan, dan evaluasi secara berkala akan terus dilakukan agar penerapan jabatan fungsional semakin profesional dan berdampak terhadap penyelenggaraan urusan perdagangan.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa ketika arahan pimpinan, pembinaan organisasi, dan komitmen aparatur berjalan dalam satu arah, kinerja daerah mampu menghasilkan capaian yang membanggakan di tingkat regional Sumatera,”tambahnya.(Diskominfotik/Bengkalis/Eyv)