Redelong, InfoPublik – Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak menjadi salah satu fokus dalam percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam yang diikuti Pemerintah Kabupaten Bener Meriah secara virtual melalui Zoom Meeting, Selasa (8/9/2026).
Rapat tersebut diikuti Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar, Wakil Bupati Bener Meriah Armia, Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah Riswandika Putra, para Asisten Setdakab Bener Meriah, serta para Kepala SKPK terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.
Rapat koordinasi dipimpin Menteri Dalam Negeri, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS).
Salah satu pembahasan utama dalam rapat tersebut adalah dukungan pembangunan huntap bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana.
Rakor tersebut merupakan bagian dari koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Melalui forum tersebut, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah melakukan sinkronisasi langkah dan kebijakan dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, keikutsertaan dalam rakor tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan masyarakat terdampak bencana berjalan secara terpadu, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Pembangunan huntap diharapkan dapat memberikan kepastian kepada masyarakat terdampak untuk memperoleh tempat tinggal yang layak dan aman. Keberadaan hunian tersebut juga diharapkan mendukung pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setelah bencana.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah terus berkomitmen membangun koordinasi dan sinergi dengan pemerintah pusat serta seluruh instansi terkait dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, seluruh program pemulihan diharapkan dapat terlaksana secara tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan sehingga masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal dan memperoleh hunian yang layak.