MTQ Kalbar 2026 Dorong Generasi Muda Cerdas tanpa Kehilangan Jati Diri
Istimewa
Istimewa
Kayong Utara, InfoPublik – Kemajuan infrastruktur dan ekonomi dinilai belum cukup menjadi ukuran keberhasilan pembangunan daerah tanpa diikuti lahirnya generasi yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki landasan moral yang kuat. Karena itu, pembangunan generasi Qurani dipandang sebagai investasi penting bagi masa depan Kabupaten Kayong Utara.
Wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara, Amru Chanwari, menyampaikan hal tersebut saat membuka Seminar Al-Qur'an dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIV Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) 2026 di Kabupaten Kayong Utara, pada Sabtu (8/8/2026).
Seminar yang diselenggarakan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tersebut mengangkat tema "Menumbuhkan Generasi Qur'ani di Bumi Betuah Menuju Kayong Utara Berkah".
"Pelaksanaan Seminar Al-Qur'an ini memiliki arti yang sangat penting. Seminar ini hendaknya tidak berhenti pada forum diskusi dan pertukaran gagasan semata, tetapi juga mampu melahirkan kesadaran bersama bahwa membangun generasi Qur'ani merupakan investasi terbesar dalam mewujudkan masa depan daerah yang lebih baik," ujar Amru.
Menurut Amru, pembentukan karakter generasi muda semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi, derasnya arus informasi, serta perubahan sosial.
Generasi muda, lanjutnya, tidak cukup hanya dibekali kemampuan intelektual. Kekuatan spiritual dan moral juga diperlukan agar mereka mampu menghadapi perubahan tanpa kehilangan jati diri.
Amru menilai Kabupaten Kayong Utara sebagai Bumi Betuah memiliki kekayaan alam, budaya, tradisi, dan potensi sumber daya manusia yang besar. Seluruh potensi tersebut perlu dikelola dengan tetap berlandaskan nilai-nilai kebaikan.
"Pembangunan tidak cukup hanya menghasilkan kemajuan di bidang fisik dan ekonomi, tetapi juga harus melahirkan manusia yang berakhlak mulia, berintegritas, memiliki kepedulian sosial, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sesama," jelasnya.
Ia berharap nilai-nilai Al-Qur'an dapat menjadi salah satu fondasi pembentukan karakter generasi muda di Kayong Utara.
Generasi Qurani yang diharapkan lahir bukan hanya memiliki pemahaman keagamaan, tetapi juga mampu mengembangkan kecerdasan, kepedulian sosial, integritas, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Amru berharap generasi muda Kayong Utara dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas sekaligus rendah hati, mampu mengikuti kemajuan tanpa kehilangan identitas, serta memiliki cita-cita tinggi dengan tetap berpegang pada nilai-nilai agama.
Seminar dalam rangkaian MTQ XXXIV Kalimantan Barat 2026 tersebut menjadi salah satu ruang untuk memperkuat pembentukan karakter generasi muda di tengah perubahan teknologi dan sosial yang terus berkembang.
(Diskominfo - KKU)
© Copyright 2026, All Rights Reserved