Siak, InfoPublik- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik bidang pendidikan tahun 2026 sebesar Rp240,4 miliar. Selain itu, pemerintah pusat juga mendukung rehabilitasi stadion, Istana Siak, dan Balairung Sri, termasuk mengalokasikan Rp5,5 miliar untuk rehabilitasi Istana Siak dan Balairung Sri.
Kepastian tersebut diperoleh saat kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI bersama kementerian mitra di Kabupaten Siak, Kamis (23/7/2026).
Bupati Siak Afni Zulkifli menyebut dukungan tersebut menjadi kabar baik bagi pembangunan pendidikan dan pelestarian cagar budaya di Kabupaten Siak.
"Alhamdulillah, ini suatu anugerah untuk kita karena kita mendapat DAK nonfisik pendidikan di tahun 2026 ini sebesar Rp240,4 miliar, selain itu tadi ada juga untuk membantu rehabilitasi stadion lalu untuk membantu rehabilitas Istana Siak," kata Afni.
Ia menambahkan, rehabilitasi Istana Siak dan Balairung Sri akhirnya mendapat dukungan pemerintah pusat setelah sebelumnya belum dapat dibiayai melalui APBD.
"Ini kabar gembira dan kesyukuran bahwa yang tadinya kita membutuhkan anggaran untuk rehabilitasi Istana melalui APBD tetapi belum ada, tahun ini mendapat dukungan pengerjaan sebesar Rp5,5 miliar untuk Istana Siak dan Balairung Sri," ujar dia.
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan kementerian mitra merespons positif berbagai usulan yang disampaikan Pemkab Siak, mulai dari revitalisasi sekolah, termasuk sekolah luar biasa (SLB), hingga pelestarian cagar budaya.
"Hampir semua mitra kami memberikan respons yang sangat positif terhadap berbagai aspirasi yang dikemukakan. Mulai dari revitalisasi sekolah, termasuk SLB, sampai pelestarian dan perlindungan cagar budaya yang jumlahnya sangat banyak dan sangat bernilai," ujar dia.
Menurut Hetifah, pelestarian cagar budaya di Kabupaten Siak menjadi tanggung jawab bersama karena memiliki nilai sejarah sekaligus potensi mendorong sektor pariwisata.
"Saya kira menjadi kewajiban pemerintah pusat untuk bersama-sama memastikan cagar budaya di Kabupaten Siak tetap lestari dan nantinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat melalui sektor pariwisata," kata dia.
(Rahma/MC Siak)