Bupati Lumajang Sambut 180 Mahasiswa Unair, KKN Diminta Hasilkan Solusi Nyata untuk Desa
Kominfo Lumajang/Anbiya
Kominfo Lumajang/Anbiya
Lumajang, InfoPublik – Sebanyak 180 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) akan mengabdikan diri di 10 desa yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Lumajang melalui program Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-8. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang berharap kehadiran para mahasiswa mampu menghadirkan inovasi, pendampingan, dan solusi yang menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan desa.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan program pengabdian masyarakat tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 13 Juli hingga 8 Agustus 2026.
Bupati Indah Amperawati mengatakan, program KKN merupakan ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di tingkat desa.
"Kehadiran saudara-saudara di Kabupaten Lumajang merupakan sebuah kehormatan sekaligus wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun daerah melalui pengabdian. KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan kesempatan untuk belajar langsung dari masyarakat," ujar Indah di Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Senin (13/7/2026).
Menurutnya, setiap desa memiliki karakteristik, potensi, dan tantangan yang berbeda. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menyusun program yang aplikatif, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Program tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, pengembangan ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di desa.
Tema KKN-BBK ke-8 Universitas Airlangga yang mengusung Sustainable Development Goals (SDGs) dinilai selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Lumajang yang berfokus pada peningkatan pelayanan publik, penguatan ketahanan daerah, dan pembangunan ekonomi masyarakat.
"Program-program yang akan dilaksanakan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sejalan dengan prioritas pembangunan daerah kami, seperti Lumajang Melayani, Lumajang Tangguh, hingga Lumajang Lumbung Pangan," tegasnya.
Bupati juga mengingatkan seluruh mahasiswa agar menjaga etika selama menjalankan pengabdian, menghormati adat istiadat dan kearifan lokal, serta menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa maupun masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, melainkan dari sejauh mana program tersebut dapat diterima, dimanfaatkan, dan dilanjutkan oleh masyarakat setelah masa pengabdian berakhir.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap program KKN-BBK Universitas Airlangga mampu melahirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat pembangunan desa sebagai fondasi kemajuan daerah.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/Anby/An-m)
© Copyright 2026, All Rights Reserved