Gresik Perkuat Gerakan Hidup Sehat, YJI Dorong Pencegahan Penyakit Jantung
Gresik, Infopublik — Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat upaya promotif dan preventif dalam menekan angka penyakit tidak menular melalui kolaborasi dengan Yayasan Jantung Indonesia (YJI). Edukasi pola hidup sehat dan aktivitas fisik menjadi kunci utama untuk mencegah penyakit jantung, hipertensi, hingga diabetes melitus yang prevalensinya terus meningkat.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, saat membuka kegiatan “Wisata dan Seminar Olahraga yang Baik dan Benar” hasil kolaborasi YJI Kabupaten Gresik dan YJI Kabupaten Sidoarjo di Aula Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, keberadaan YJI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak dini.
“Penyakit jantung belum sepenuhnya dipahami masyarakat. Kegiatan seperti ini membantu meningkatkan kesadaran sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Gresik menilai, peningkatan kasus penyakit tidak menular perlu direspons melalui pendekatan berbasis komunitas, salah satunya melalui penguatan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).
Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan edukasi, tetapi juga dilibatkan langsung dalam aktivitas fisik seperti senam jantung sehat dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diinisiasi Dinas Kesehatan setempat.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi energi positif untuk menggerakkan masyarakat lebih aktif berolahraga dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah pencegahan,” kata Alif.
Kolaborasi antara YJI Gresik dan Sidoarjo juga dinilai menjadi model sinergi lintas daerah dalam memperluas jangkauan kampanye hidup sehat.
Sekretaris YJI Sidoarjo, Suwignyo, menjelaskan bahwa organisasinya terus menjalankan misi promotif dan preventif melalui pembentukan Klub Jantung Sehat (KJS) hingga tingkat desa.
“Upaya ini bertujuan membangun kebiasaan hidup sehat secara berkelanjutan di masyarakat, sekaligus memperkuat kebersamaan dan partisipasi publik,” ujarnya.
Selain seminar, kegiatan diawali dengan senam jantung sehat yang diikuti peserta dari kedua daerah. Aktivitas ini dinilai sebagai solusi sederhana namun efektif dalam menjaga kesehatan jantung.
Pemkab Gresik berharap gerakan senam jantung semakin dikenal luas dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat sehari-hari.
“Dengan langkah sederhana seperti olahraga rutin, kita bisa mencegah risiko penyakit jantung sejak dini,” tegas Alif.
Melalui penguatan kolaborasi dan edukasi berkelanjutan, pemerintah daerah bersama YJI optimistis mampu menekan laju penyakit tidak menular sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
(dvd)
© Copyright 2026, All Rights Reserved