Siak, InfoPublik- Bupati Siak, Afni Zulkifli, mendorong seluruh admin media sosial organisasi perangkat daerah (OPD) untuk aktif menyampaikan kinerja dan kegiatan dinas kepada masyarakat melalui platform digital.
Menurut Afni, perkembangan era digital dan dominasi generasi milenial membuat masyarakat semakin mudah mengakses informasi melalui media sosial. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu hadir secara aktif dan komunikatif di ruang digital.
“Rakyat ingin melihat kita kerja. Buat konten narasi menarik, tunjukkan bahwa dinas kita itu bekerja,” kata dia saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Admin Media Sosial di Kantor Bupati Siak, Kamis (16/4/2026).
Ia juga menegaskan bahwa kritik terhadap konten yang dipublikasikan harus dipandang sebagai energi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas kinerja.
Namun demikian, ia mengingatkan agar tidak membiarkan informasi hoaks berkembang di tengah masyarakat.
“Lindungi kawan-kawan yang bekerja luar biasa di lapangan. Bagus tidaknya kabupaten kita, wajahnya di luar sana ditentukan bapak-ibu yang ada di ruangan ini,” ujar dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak, Rozi Chandra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung transformasi digital, khususnya dalam penguatan komunikasi publik pemerintah dan literasi digital.
Ia menekankan bahwa aparatur sipil negara (ASN) tidak hanya dituntut menjalankan tugas administratif, tetapi juga berperan sebagai komunikator publik yang adaptif, cerdas, dan bertanggung jawab di ruang digital.
“Melalui kegiatan ini kami berupaya meningkatkan kapasitas ASN dalam pengelolaan media sosial perangkat daerah, membangun strategi komunikasi publik yang efektif, serta menguatkan koordinasi komunikasi publik Pemkab Siak,” ujar Rozi.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan menghasilkan admin media sosial yang kompeten, perencanaan konten yang lebih terstruktur, serta terbentuknya jejaring pengelola media sosial di lingkungan Pemkab Siak.
“Kami berharap tidak hanya hadir di ruang digital, tetapi juga mampu menjadi sumber informasi yang kredibel, membangun kepercayaan publik, serta menjaga citra pemerintah daerah secara profesional dan berintegritas,” terang dia.
Kegiatan pembekalan dan pengembangan kapasitas ASN pengelola media sosial ini diikuti 102 peserta yang berasal dari perangkat daerah, kecamatan, dan RSUD.
Selain Bupati Siak, narasumber lain yang hadir antara lain Yanti Sugiarti dari Pandu Literasi Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI, serta Rizqa Harumanti sebagai Social Media Specialist yang memaparkan praktik terbaik pengelolaan media sosial.
Pada akhir kegiatan, Kepala Diskominfo Siak memberikan apresiasi kepada tiga admin perangkat daerah yang dinilai aktif dalam pengelolaan media sosial, yakni Dinas Pariwisata sebagai peringkat pertama, Satpol PP peringkat kedua, dan Dinas PU Tarukim peringkat ketiga.
(Aya/MC Siak)