Raja Ampat, InfoPublik- Bupati Kabupaten Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, melantik 35 Pejabat Eselon II/b di lingkungan Pemda Raja Ampat, Jumat (13/2/2026).
Pelantikan berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Raja Ampat, Kota Waisai, dan diwarnai penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026.
Orideko Iriano Burdam, menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukanlah hadiah, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja dan prestasi nyata.
“Hal ini bukan hadiah untuk dinikmati, tapi hutang yang harus dilunasi dengan prestasi dari setiap kebijakan yang lahir untuk memberikan layanan optimal bagi masyarakat Raja Ampat,” tegas dia.
Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjadi pemimpin yang mampu menghadirkan perubahan positif bagi staf dan organisasi, dan menjunjung tinggi integritas dengan menjaga marwah jabatan.
Pejabat baru juga harus menunjukkan loyalitas yang mengacu pada visi besar Kabupaten Raja Ampat.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya ketaatan pada komando organisasi yang tegak lurus dan terus berinovasi dalam menjalankan tugas.
“Jadilah pemimpin yang mampu membuat perubahan positif bagi staf. Tetap junjung tinggi integritas dengan cara menjaga marwah jabatan. Berikan loyalitas yang mengacu pada visi besar Kabupaten Raja Ampat dan taat pada komando organisasi yang tegak lurus, serta terus berinovasi,” kata dia.
Ia juga menekankan percepatan (akselerasi) pelaksanaan program kerja sesuai RPJMD Kabupaten Raja Ampat, dengan fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selaras dengan Asta Cita NKRI. Langkah strategis dan inovatif dinilai sangat penting agar target pembangunan daerah dapat tercapai secara maksimal dan berkelanjutan.
Selain pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan DPA kepada sejumlah perangkat daerah strategis, termasuk Inspektorat Kabupaten Raja Ampat, DPRK Raja Ampat, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, BP4D/Bappelitbangda, dan Dinas Pekerjaan Umum.
Ia menekankan pentingnya akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas penggunaan anggaran agar berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan pelantikan ini, Pemkab Raja Ampat diharapkan semakin solid dalam menjalankan roda pemerintahan, mempercepat realisasi program pembangunan, serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
(Penta Nila Juwita/MC Kabupaten Raja Ampat)