- Oleh MC KOTA JAMBI
- Senin, 6 Januari 2025 | 16:27 WIB
: Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh Besar, Sukmaniar, S.Si, MT, Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (03/01/2025).
Oleh MC PROV ACEH, Minggu, 5 Januari 2025 | 09:37 WIB - Redaktur: Tri Antoro - 150
Jantho, InfoPublik – Tingkat pengurusan dokumen di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Aceh Besar terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2024.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh Besar mencatat bahwa lebih dari 48 ribu dokumen administrasi telah diterbitkan, dengan total pengunjung mencapai 100 ribu orang.
"Alhamdulillah, selama tahun 2024, MPP Aceh Besar telah menyelesaikan dan mengeluarkan lebih dari 48 ribu dokumen dari 25 gerai layanan publik," ujar Sekretaris Dinas DPMPTSP Aceh Besar, Sukmaniar, melalui keterangan pers yang diterima pada Jumat (3/1/2025).
Beberapa gerai yang paling banyak dikunjungi masyarakat sepanjang 2024 antara lain:
"Gerai Disdukcapil menjadi yang paling banyak dikunjungi dengan total 18.059 pengunjung yang mengurus dokumen kependudukan," jelas Sukmaniar.
Untuk meningkatkan pelayanan, MPP Aceh Besar meluncurkan Aplikasi MPP DIGITAL per 1 November 2024. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah tenaga kesehatan dalam mengurus perizinan praktik, termasuk pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Praktik (SIP).
Selain itu, DPMPTSP juga memperkenalkan layanan perizinan keliling bagi pelaku usaha di daerah terpencil seperti Kecamatan Pulo Aceh, Lhoong, Lembah Seulawah, Seulimeum, dan Mesjid Raya.
"Kami memahami bahwa tidak semua masyarakat bisa datang langsung ke kantor layanan. Maka, dengan perizinan keliling ini, masyarakat di daerah terpencil dapat mengurus izin usaha tanpa harus ke pusat kota," ungkap Sukmaniar.
Sebagai bentuk inovasi lainnya, MPP Aceh Besar kini bekerja sama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk menyediakan Layanan Restorasi Arsip Keluarga (LARASKA). Program ini bertujuan membantu masyarakat menjaga dokumen berharga agar tetap terjaga dengan baik.
Selain itu, sepanjang 2024, MPP Aceh Besar telah menerima kunjungan studi banding dari berbagai instansi, seperti:
"Banyak instansi dari dalam dan luar daerah yang melakukan studi tiru ke MPP Aceh Besar karena layanan inovatif yang telah kami jalankan," pungkas Sukmaniar.
(MC Aceh/03y)