Wujudkan Data Berkualitas, BPS Raja Ampat Lakukan Pembinaan Statistik Sektoral

: Foto: Kepala BPS Raja Ampat, Nurhaida Sirun (ketiga dari kiri depan) bersama sejumlah pejabata perwakilan tujuh OPD di Lingkungan Pemda Raja Ampat yang mengikuti pembinaan Statististik Sektoral, Kamis, (14/3/2024)/MC.Raja Ampat)


Oleh MC KAB RAJA AMPAT, Jumat, 15 Maret 2024 | 05:37 WIB - Redaktur: Santi Andriani - 463


Raja Ampat, InfoPublik-  Badan Pusat Statistik (BPS) Raja Ampat melakukan kegiatan pembinaan Statistik Sektoral kepada sejumlah Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di lingkungan Pemda Raja Ampat, Kamis 14 Maret 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor BPS Raja Ampat, Distrik Kota Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat tersebut dibuka Kepala BPS Raja Ampat, Nurhaida Sirun dan dihadiri para pejabat perwakilan tujuh OPD.

Tujuh OPD yang mengikuti kegiatan pembinaan Statistik Sektoral tersebut yakni  Dinas Tenaga Kerja dan Transmingrasi, Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten  Raja Ampat.

Nurhaida Sirun menjelaskan BPS memiliki tugas utama sebagai pembina data statistik dalam penyelenggaraan Satu Data Indonesia sebagaimana amanat Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

“BPS memiliki tanggung jawab untuk memastikan penyelenggaraan statistik sektoral menghasilkan data yang berkualitas,” ujarnya.

Diakui Nurhaida, data-data tersebut harus mengikuti Standar Data, memiliki Metadata, memenuhi kaidah Interoperabilitas serta harus menggunakan kode referensi dan/atau data induk.

Terkait penyelenggaraan statistik sektoral baik di kementerian atau lembaga serta pemerintah daerah maka setiap tahunnya akan dilakukan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) yang hasil kegiatannya berupa nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) yang mengindikasikan seberapa besar implementasi kegiatan statistik sektoral.

Usai membuka kegiatan,  Nurhaida Sirun kepada Infopublik menjelaskan  untuk 2024, BPS Raja Ampat menargetkan 16 OPD di lingkungan Raja Ampat untuk dilakukan pendampingan dan pembinaan data sektoral. “Yang hadir hari ini ada tujuh OPD. Berarti masih ada sembilan OPD yang masuk dalam target pembinaan triwulan berikutnya,” ujarnya.

Nurhaida berharap kegiatan pembinaan dan pendampingan yang dilaksanakan sejak 2021 tersebut membawa manfaat bagi pembangunan statistic sectoral di Raja Ampat.

“Diharapkan teman-teman yang ikut kegiatan ini bisa menyampaikan atau menerapkan apa yang mereka dapat di sini dan memperbaiki mekanisme pengumpulan data sektoral di OPD-nya masing-masing,” pungkas Kepala BPS Raja Ampat, Nurhaida Sirus. (Petrus Rabu/MC.Kab.Raja Ampat)

 

 

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KAB RAJA AMPAT
  • Jumat, 7 Juni 2024 | 22:29 WIB
LKPJ Bupati TA 2023 Disahkan, DPRK Beri Sejumlah Catatan untuk Perbaikan
  • Oleh MC KAB RAJA AMPAT
  • Sabtu, 1 Juni 2024 | 17:39 WIB
Suling Tambur Jadi Maskot Pilkada 2024 Raja Ampat, Ini Filosofinya
  • Oleh MC KAB RAJA AMPAT
  • Sabtu, 1 Juni 2024 | 17:29 WIB
KPU Raja Ampat Luncurkan Tahapan Pilkada 2024
  • Oleh MC KAB RAJA AMPAT
  • Sabtu, 1 Juni 2024 | 17:18 WIB
Wabup Raja Ampat: Optimis Pilkada 2024 Sukses karena Peran Aktif Masyarakat
  • Oleh MC KAB RAJA AMPAT
  • Kamis, 30 Mei 2024 | 10:50 WIB
KPU Tetapkan 20 Anggota DPRD Raja Ampat Hasil Pileg 2024, Demokrat Terbanyak
  • Oleh MC KAB RAJA AMPAT
  • Kamis, 30 Mei 2024 | 09:50 WIB
Polres Raja Ampat Siap Amankan Tahapan Pelaksanaan Pilkada 2024