Umat Katolik Raja Ampat Letakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Gereja Baru
Raja Ampat, InfoPublik – Umat Gereja Khatolik Stasi Santa Maria Mater Dei-Waisai, Raja Ampat melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gedung gereja baru di Kompleks Gereja Katolik, Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Rabu (11/09/2023).
Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE., M.Pd turut serta dalam melakukan batu pertama Gereja tersebut bersama Uskup Keuskupan Manokwari Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, Dandim 1805 Raja Ampat, Ketua FKUP Raja Ampat, Perwakilan Ibu-Ibu Stasi Sta. Maria Mater Dei dan perwakilan tokoh adat Raja Ampat.
Upacara peletakan batu pertama tersebut disaksikan umat katolik Raja Ampat, Pastor Paroki Sta. Maria Bintang Laut Doom, Pimpinan OPD, Kepala Distrik Kota Waisai, Pejabat Polres Raja Ampat, dan perwakilan tokoh agama di Kabupaten Raja Ampat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati AFU, sapaan akrab Abdul Faris Umlati menuturkan Pemerintah Daerah dalam masa kepemimpinannya sangat memperhatikan pembangunan rumah ibadah.
"Sebenarnya ini sudah sangat terlambat karena pekerjaan ini dimulai di akhir masa kepemimpinan saya, sedangkan pekerjaan rumah ibadah lainnya sudah berjalan dalam 2 atau 3 tahun ini, namun saya berharap pekerjaan ini tidak putus hingga selesai sehingga pekerjaan dimasa kepemimpinan saya tidak menjadi PR (*Pekerjaan Rumah) bagi pemimpin berikutnya,” tutur AFU.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Raja Ampat, Samsuddin Nimanuhu selaku Ketua Panitia Pembangunan Gereja tersebut menyampaikan terimakasih dan apresiasi untuk Pemda Raja Ampat.
"Saya selaku Ketua Panitia Pembangunan Gereja Khatolik Santa Maria Mater Dei Waisai berterimakasih dan mengapresiasi dukungan Pemda Raja Ampat dalam bentuk perhatian dan dana sehingga pada hari ini kita boleh hadir dan menyaksikan peletakan batu pertama Gereja Katolik Santa Maria Mater Dei Waisai", ungkap Samsuddin.
Uskup KMS, Mgr. Hilarion Datus Lega juga berharap pekerjaan Gereja tersebut dapat selesai di tahun 2024 mendatang sehingga Bupati AFU juga dapat meresmikan Gedung baru Gereja Khatolik Santa Maria Mater Dei Waisai.
"Saya sangat berterimakasih untuk dukungan baik Pemda Raja Ampat, semoga pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu seperti harapan Bapak Bupati dan harapan kita bersama disini sehingga dapat diresmikan pula oleh Bapak Bupati AFU", harap Uskup.
Hadir dalam acara peletakan batu pertama gereja tersebut Dandim 1805 Raja Ampat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, Forkopimda di lingkungan Pemerintah Raja Ampat dan juga umat khatolik Raja Ampat. (Penta Nila J/MC.Kab.Raja Ampat)
© Copyright 2026, All Rights Reserved