Pengukuhan Karang Taruna, Wabup Raja Ampat Harapkan Pemuda Harus Memberi Dampak Positif Bagi Masyarakat
Wakil Bupati Raja Ampat dan sejumlah pejabat foto bersama dengan Pengurus Karang Taruna Raja Ampat ( foto:Varrohusain/Mc.Raja Ampat)
Wakil Bupati Raja Ampat dan sejumlah pejabat foto bersama dengan Pengurus Karang Taruna Raja Ampat ( foto:Varrohusain/Mc.Raja Ampat)
Raja Ampat, InfoPublik – Wakil Bupati (Wabup) Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, S.IP, MM, M.Ec.Dev menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Karang Taruna Distrik dan Kelurahan Se-Kabupaten Raja Ampat masa periode 2023 – 2028 bertempat di Gedung Wanita Syalome Syeben, Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Senin (28/8/2023).
Ori, sapaan Orideko Iriano Burdam, S.IP., M.M., M.Ec.Dev mengharapkan pemuda Raja Ampat harus berdampak bagi masyarakat.
“Ini merupakan upaya untuk membangun Raja Ampat melalui pemudanya, dimana pemuda karang taruna Raja Ampat harus memiliki kreativitas, inovasi, produktif, mampu menjalani toleransi, dan bermartabat,” harap Ori, sapaan akrab Wabup Raja Ampat Orideko Iriano Burdam, S.IP., M.M., M.Ec.Dev.
Karang Taruna adalah organisasi kepemudaan di Indonesia yang dibentuk oleh masyarakat sebagai wadah generasi muda untuk mengembangkan diri, tumbuh, dan berkembang atas dasar kesadaran serta tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk generasi muda, yang berorientasi pada tercapainya kesejahteraan sosial bagi masyarakat.Sementara itu, Alfred Suruan, S.STP selaku Ketua Karang Taruna Bahari Raja Ampat menjelaskan bahwa Karang Taruna berpedoman pada Permensos Nomor 25 Tahun 2019.
“Peraturan Menteri Sosial (Permensos) nomor 25 tahun 2019 merupakan dasar atau pedoman karang taruna. Oleh sebab itu, Kabupaten Raja Ampat kedepannya tidak hanya memberdayakan pemuda tingkan distrik dan kelurahan saja melainkan sampai ke tingkat kampung hingga RT dan RW,” jelas
Alfred.
Hal tersebut diupayakan agar Pemuda Raja Ampat masa kini dapat membawa perubahan bagi lingkungannya.
“Kenapa kita harus melantik sampai tingkat kampung hingga RT dan RW, karena kami ingin Raja Ampat dipenuhi pemuda yang mampu membawa perubahan positif bagi lingkungannya. Kalau berada di kampung, berarti berguna bagi kampungnya. Jangan jadi pemuda yang hanya terlibat perkelahian, tapi jadi pemuda yang berpotensi untuk mensejahterakan kampung dan warganya,” ungkap Alfred lebih lanjut.
Kegiatan pengukuhan dan pelatikan tersebut diikuti 18 distrik dan 4 kelurahan di Kabupaten Raja Ampat disaksikan Martha M. Sanadi selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Raja Ampat, Kepala OPD dan Forkopimda di Lingkunagn Pemerintah Kabupaten Raja Ampat. (Penta Nila J/MC.Kab.Raja Ampat)
© Copyright 2026, All Rights Reserved