Raja Ampat, InfoPublik - Guna meningkatkan keterampilan kaum perempuan Raja Ampat, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KB) Raja Ampat mengelilingi sejumlah kampung dan distrik di Kabupaten Raja Ampat untuk memberikan materi sosialisasi dan pelatihan peningkatan keterampilan bagi ibu-ibu.
“Kami baru saja pulang dari beberapa distrik. Kurang lebih satu pekan kami damping ibu-ibu di wilayah Misool. Ada lima kegiatan yang kami laksanakan diantaranya pelatihan pembordiran di Misool Utara, pembuatan pisang menjadi tepung pisang dan keripik pisang yang difokuskan untuk masyarakat Misool Utara dan Kepulauan Sembilan, “ ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Raja Ampat, Atika Rumadaol, S.Kep di ruang kerjanya, Rabu, (12/7/2023).
Selain dua distrik di atas, Ati, sapaan Atika Rumadaul juga mengunjungi distrik Misool Timur dan Misool Barat. Di Misool Timur, dirinya bersama pejabat eselon III dan IV DP3KB memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada ibu-ibu terkait gender dan peran aktif perempuan di berbagai sektor kehidupan. Sementara di Misool Barat, timnya melatih ibu-ibu terkait pengolahan sagu sebagai bahan local untuk jadikan mie kering.
“Pelatihan ini untuk peningkatan SDM Perempuan dalam bidang ekonomi untuk bagaimana cara mengatasi stunting dengan pemanfaatan bahan-bahan local. Mie kering dikolaborasi dengan siput, kerang, ikan untuk mencegah dan menekan prevelensi stunting,” tambahnya.
Dirinya mengakui tujuan dari semua ini adalah untuk memberikan pemahaman dan peningkatan keterampilan perempuan-perempuan Raja Ampat di berbagai sektor kehidupan, termasuk berperan untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga.
“Saya berharap semoga masyarakat atau perempuan, khususnya ibu-ibu terus inovatif dan kreatif. Dan ilmu yang kami berikan untuk dipraktekan guna menghasilkan karya atau kerajinan tangan yang bermanfaat,” harapnya.
Dikatakannya, DP3KB bersama kelompok binaannya yang berada di kota waisai siap menampung dan mempromosikan hasil-hasil kerajinan ibu-ibu Raja Ampat, baik berupa kerajinan tangan maupun kuliner. (Petrus Rabu/MC.Kab.Raja Ampat)
- Tags:
- Tidak ada tag