Menanti Sentuhan Akhir Bundaran Mahir Mahar Rampung Akhir 2023
Palangka Raya, InfoPublik - Percepatan pemugaran dan pembangunan Tugu Mahir Mahar tengah digenjot oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah agar bisa rampung pada Desember 2023, tetap dengan memperhatikan dan mengutamakan sisi kualitas dan estetika.
Proyek pembangunan Tugu Mahir Mahar merupakan pintu gerbang masuk dari Poros selatan Kota Palangka Raya baik dari kabupeten Pulang Pisau, Kabupaten Kapuas dan Provinsi Kalsel, dan Banjarmasin. Selain itu jalur lingkar luar yang bisa langsung menuju poros barat ke Kabupaten Sampit, Seruyan, Pangkalan Bun, Lamandau Sukamara, dan Provinsi Kalbar.
Penamaan Tugu Mahir Mahar diambil dari salah satu tokoh pendiri Provinsi Kalimantan Tengah, yang kemudian namanya diabadikan menjadi nama jalan maupun bangunan, di antaranya Bundaran Mahir Mahar yang merupakan Bundaran Selamat Datang ketika pertama memasuki Kota Palangka Raya.
Bundaran ini akan ditata ulang dengan sentuhan artistik modern tanpa menghilangkan kekhasan Kalimantan Tengah. Berbagai kalangan sering mempertanyakan, kenapa bangunan-bangunan monumental dibangun pada ujung masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah.
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengklaim tidak ada hubungannya upaya membangun dengan periodisasi jabatan. “Saat ini orang selalu mengkaitkan apa yang kita lakukan dengan politik, apalagi menjelang Pemilu 2024," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (15/6/2023).
Gubernur Sugianto menegaskan kewajiban pemerintah dalam hal ini kepala daerah untuk membangun daerahnya tanpa harus memandang periodisasi masa jabatan. "Mau di awal, mau di ujung masa jabatan, apa yang salah," ujarnya.
Lanjutnya, bila semua hal yang dilakukan selalu dikaitkan dengan politik, maka tidak akan pernah maju. "Elon Musk sudah memikirkan bagaimana bisa hidup di planet Mars, kita masih menghabiskan energi untuk pertengkaran yang tidak penting dan tidak substansial,” tegas Suginto Sabran.
Di sela sela wawancara bersama Media Center Kalteng, Gubernur mengungkapkan keinginan besarnya dalam membangun Kalimantan Tengah adalah mewujudkan masyarakat yang bermartabat juga beradab, sehingga cita-cita besar Kalteng Makin BERKAH bisa terwujud.
“Bermartabat itu memiliki makna secara makro Kalimantan Tengah memiliki kemandirian dalam segala sektor, derajat dan harkat martabat masyarakat terangkat dan terpandang yang disebabkan karena kesejahteraan yang terwujud dengan merata dan berkeadilan," ujarnya. (MC Prov Kalteng/Ags S Djunaidy/fr/foto : asef).
© Copyright 2026, All Rights Reserved