Jakarta, InfoPublik - Pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas memperkuat sinergi pengembangan talenta nasional melalui rangkaian Road to Talent Fest 2026.
Program ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem talenta yang terintegrasi, berkelanjutan, dan mampu mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Direktur Agama, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kementerian PPN/Bappenas, Didik Darmanto, mengatakan Road to Talent Fest 2026 merupakan bagian dari implementasi Manajemen Talenta Nasional (MTN), salah satu program strategis pemerintah yang dirancang untuk memperkuat tata kelola pengembangan talenta di berbagai bidang. "Road to Talent Fest 2026 diharapkan menjadi momentum untuk menyelaraskan langkah, memperkuat sinergi, dan mendorong lahirnya talenta-talenta unggul sebagai penggerak Indonesia Emas 2045," ujar Didik dalam kegiatan Road to Talent Fest 2026 di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah berupaya membangun kolaborasi yang lebih erat antara kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, hingga para pelaku ekosistem talenta. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar pembinaan talenta dapat dilakukan secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Road to Talent Fest 2026 diawali dengan pengembangan talenta di bidang seni budaya yang mencakup film, sastra, musik, seni rupa, seni pertunjukan, dan kriya. Selanjutnya, rangkaian kegiatan akan berlanjut pada bidang olahraga pada 13 Agustus 2026 serta bidang riset dan inovasi pada September mendatang, sebagai upaya memperluas kolaborasi dalam pengembangan talenta nasional.
Sebagai bagian dari penguatan sinergi, Bappenas juga akan menyelenggarakan Talent Fest Goes to Campus untuk memperkenalkan Manajemen Talenta Nasional kepada civitas akademika sekaligus mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam mencetak dan mengembangkan talenta unggul di berbagai sektor.
Puncak rangkaian kegiatan akan berlangsung dalam Talent Fest 2026, yang sekaligus menjadi momentum peluncuran basis data terpadu talenta nasional. Kehadiran basis data tersebut diharapkan mampu mengintegrasikan informasi talenta dari berbagai sektor sehingga implementasi Manajemen Talenta Nasional dapat berjalan secara lebih efektif, terstruktur, dan berkelanjutan.
Menurut Didik Darmanto, penguatan komunikasi kepada publik menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MTN karena program tersebut masih relatif baru dan belum sepenuhnya dipahami masyarakat. Oleh karena itu, Road to Talent Fest 2026 juga menjadi sarana untuk membangun pemahaman bersama sekaligus mengajak seluruh pemangku kepentingan berkomitmen mendukung implementasi MTN.
Dalam pelaksanaannya, Bappenas menggandeng sekitar 18 kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta dunia usaha. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan tidak hanya memperkuat ekosistem pengembangan talenta nasional, tetapi juga meningkatkan daya saing dan pengakuan talenta Indonesia di tingkat global sebagai bagian dari langkah bersama menuju Indonesia Emas 2045.